HUT Provinsi Gorontalo
Beras Mahal, Kepala BI Gorontalo Minta Warga Melirik Nasi Jagung
Dalam talkshow TribunGorontalo sore tadi, Kamis (21/3/2024), Dian Nugraha mengimbau masyarakat melirik pangan lokal.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Saat ini Indonesia khusunya wilayah Gorontalo sedang mengalami kelonjakan harga beras.
Bahkan dalam beberapa pekan terakhir harga beras mencapai Rp 17 ribu per liter.
Lonjakan itu pun berangsung selama beberapa minggu hingga saat ini. Padahal sedikit lagi menjelang Idul Fitri.
Karena itu ada kemungkinan besar kalau harga bahan pokok akan melonjak terutama beras.
Dalam talkshow TribunGorontalo sore tadi, Kamis (21/3/2024), Dian Nugraha mengimbau masyarakat melirik pangan lokal.
"Mengonsumsi yang tersedia. Misinya di situ. Termasuk kalau di kami, kalau ada acara nasi putih dicampur dengan nasi jagung," tambahnya.
Karena beras di Gorontalo terbatas sementara jagung berlimpah ruah dikarenakan komoditas utamanya jagung.
Sementara kebanyakan masyarakat ingin menikmati beras premium yang harga sedang melonjak tinggi.
Menurutnya jika masyarakat tetap memaksa membeli beras premium yang harganya sedang naik daun, maka harganya akan semakin meningkat.
"Kalau misalnya diambil itu nanti akan menaikkan harga. Itu yang kita imbau kepada masyarakat," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dian-Nugraha-paling-kanan-saat-hadir-di-HUT-Ke-2-TribunGorontalocom.jpg)