Berita Provinsi Gorontalo

17 Laka Lantas Terjadi Sepanjang 2024, Gorontalo Utara Jadi Perhatian Polisi

Menurut Dirlantas Polda Gorontalo, Kombespol Mariochristy Panca Sakti Siregar, Kabupaten Gorontalo Utara menjadi perhatian khusus kepolisian.

Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com, Husnul
Ilustrasi Dirlantas Polda Gorontalo tengah Operasi Keselamatan Otanaha 2024 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 17 kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi sepanjang 2024.

Menurut Dirlantas Polda Gorontalo, Kombespol Mariochristy Panca Sakti Siregar, Kabupaten Gorontalo Utara menjadi perhatian khusus kepolisian.

Sebab, laka lantas mengalami kenaikan signifikan di Gorontalo Utara. Per Maret 2024, sudah terjadi 4 kecelakaan.

"Dari 4 laka lantas itu terdapat korban meninggal dunia sebanyak 2 jiwa. Data ini sesuai dengan klaim asuransi Jasa Raharja," ungkap Mario saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Selasa (19/3/2024).

Selain Kabupaten Gorontalo Utara, Dirlantas Polda Gorontalo juga fokus di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Untuk Kabupaten Gorontalo, terdapat tiga laka lantas dan satu di antaranya korban jiwa per 2024.

Baca juga: 7 Kapolsek di Polres Kota Gorontalo, Ada Polwan

Sementara, wilayah yang berhasil menekan angka laka lantas pada operasi keselamatan otanaha ini berada di Polresta Gorontalo Kota.

Bagi Mario, terdapat tiga esensi dari Operasi Keselamatan Otanaha. Meliputi, menekan angka laka lantas, mampu menekan fatalitas akibat kecelakaan, dan bisa meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

"Jadi, kalau tiga esensi itu bisa dijalankan oleh wilayah polres jajaran kami, maka laka lantas di Gorontalo bisa berkurang," jelasnya.

Diketahui, operasi keselamatan otanaha Gorontalo digelar pada 2 Maret 2024 dan berakhir di 17 Maret 2024.

Menurut Irwasda Polda Gorontalo Kombes Pol Edward Sirait, digelarnya Operasi Otanaha 2024 untuk mengurangi angka kecelakaan di Provinsi Gorontalo.

Penyebab terjadinya laka lantas di Gorontalo disebut paling banyak kelalaian.

Kelalaian itu disebabkan juga oleh beberapa faktor seperti human eror, kendaraan, dan juga alam.

Adanya Operasi Otanaha 2024 ini diharapkan masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas.

Sebagai contoh tertib berlalu lintas adalah tak melawan arus, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, selalu menggunakan sabuk pengaman bagi roda empat, dan tidak dalam keadaan mabuk atau pun menggunakan handphone saat berkendara. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved