Jagung Gorontalo
Jagung Gorontalo Tembus Pasar Filipina, Catat Ekspor 44.300 Ton
Komoditas unggulan ini berhasil menembus pasar Filipina dengan total ekspor mencapai 44.300 ton selama periode Januari-Maret 2023.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/memanen-jagung-di-Desa-Botuwombota.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Jagung Gorontalo kembali menunjukkan kualitasnya di kancah internasional.
Komoditas unggulan ini berhasil menembus pasar Filipina dengan total ekspor mencapai 44.300 ton selama periode Januari-Maret 2023.
Tri Wulan, Ketua Pokja Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo mengatakan, bahwa jagung yang diekspor merupakan jagung terbaik.
Menurutnya, jagung-jagung ini dipilih secara ketat dan disesuaikan dengan prosedur dari perusahaan.
"Jagung Gorontalo sangat diminati di Filipina karena kualitasnya yang baik dan cocok untuk dijadikan bahan pakan ternak," jelas Wulan kepada TribunGorontalo.com.
Pada Januari 2023, ekspor jagung Gorontalo ke Filipina mencapai 12.750 ton.
Jumlah ini kemudian meningkat dua kali lipat pada Februari 2023 menjadi 25.450 ton.
Pada Maret 2023, tercatat 6.100 ton jagung Gorontalo diekspor ke negara tersebut.
Meskipun menunjukkan tren positif, ekspor jagung Gorontalo terpaksa dihentikan sementara sejak Maret 2023.
Hal ini disebabkan oleh adanya Ketetapan Menteri Pertanian tentang pemenuhan jagung di Provinsi Gorontalo.
"Pemerintah ingin memastikan bahwa kebutuhan jagung di Gorontalo terpenuhi terlebih dahulu sebelum kembali melakukan ekspor," ujar Wulan.
Jagung Gorontalo diekspor melalui jalur laut dengan menggunakan Pelabuhan Laut Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.
Tiga perusahaan yang berperan aktif dalam ekspor jagung Gorontalo ke Filipina adalah PT Segar Agro Nusantara, PT Sinar Pangan Abadi, dan PT Dwi Karya Makmur.
"PT Segar Agro Nusantara merupakan perusahaan yang paling banyak melakukan ekspor jagung," ungkap Wulan.(*)