Kekeringan di Gorontalo
BREAKING NEWS: 2 Desa di Kabupaten Boalemo Gorontalo Alami Kekeringan, Warga Mencuci Pakai Air Laut
Desa Tapadaa dan Dulangeya di Kabupaten Boalemo mengalami kekeringan.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dua-desa-di-Kabupaten-Boalemo-mengalami-kekeringan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Desa Tapadaa dan Dulangeya di Kabupaten Boalemo mengalami kekeringan.
Idah Ayuba (49), warga Desa Tapadaa, mengatakan kesulitan mencuci pakaian.
"Kami sangat kesusahan untuk mencuci baju, karena airnya sangat sedikit dan juga harus berbagi dengan tetangga lainnya," kata Idah kepada TribunGorontalo.com, Selasa (19/3/2024).
Idah menambahkan, masyarakat juga sulit memasak air bersih.
"Kadang air (sumur) nya terangkut bersamaan dengan tanah, jadi sangat susah untuk menyaringnya," tuturnya.
Pendapat serupa dilontarkan Sarni Usman.
Warga Desa Dulangeya itu mengaku terpaksa memakai air laut untuk mencuci pakaian.
"Sumur di sini kering semua. Kami mencuci baju menggunakan air laut," akunya.
Air PDAM juga sangat sedikit sehingga hanya cukup untuk air minum.
"Memang di desa ini ada air PDAM tapi hanya sedikit. Dan juga air itu hanya dipakai untuk air minum," katanya.
Sarni berharap kekeringan cepat berlalu karena masyarakat saat ini kesusahan mendapat air bersih. (*)