Lalu Lintas Gorontalo
24 Pelanggar Terjaring Operasi Keselamatan Otanaha di Kota Gorontalo
Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini menargetkan berbagai jenis pelanggaran, seperti knalpot bising, tidak sesuai TNKB, tidak memakai helm, tid
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasat-Lantas-Polresta-Gorontalo-Kota-AKP-Supomo__001.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Operasi Keselamatan Otanaha yang digelar di Kota Gorontalo sejak 4 Maret 2024 telah menjaring 24 pelanggar.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini menargetkan berbagai jenis pelanggaran, seperti knalpot bising, tidak sesuai TNKB, tidak memakai helm, tidak memiliki SIM, dan kendaraan tidak sesuai spesifikasi.
Meskipun penilangan dilakukan, edukasi tetap menjadi prioritas utama bagi Satlantas Polresta Gorontalo Kota.
Baca juga: Mengintip Keunikan Suku Bajo Lemito, Penjaga Warisan Budaya di Pesisir Pohuwato Gorontalo
"Banyak pelanggar yang kami temui, namun kami lebih mengedepankan teguran sebagai bentuk edukasi," ujar AKP Supomo, Kasat Lantas, Jumat (15/3/2024).
Teguran ini dimaksudkan sebagai toleransi dan edukasi bagi pengendara untuk melengkapi kendaraannya sebelum diserahkan kembali.
Supomo menambahkan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berkendara dengan aman dan lengkap.
Baca juga: 3 Politisi Digadang-gadang Bakal Calon Bupati Pohuwato di Pilkada 2024
Hal ini penting untuk menekan angka kecelakaan di Kota Gorontalo yang tercatat cukup tinggi.
Berdasarkan data Sat Lantas, pada tahun 2023 terjadi 159 kecelakaan, dan 25 kecelakaan di antaranya telah terjadi di awal tahun 2024.
"Bahkan pada hari pertama Ramadan, terjadi kecelakaan mobil di depan Kantor Sat Lantas," ungkap Supomo.
Oleh karena itu, Supomo menghimbau masyarakat untuk mendukung operasi ini demi keselamatan bersama.
"Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya. Berkomentarlah dengan bijak di media sosial, karena Sat Lantas beroperasi setiap hari untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," tutupnya.(*)