Kamis, 5 Maret 2026

Suku Bajo

Mengintip Warisan Kokoh Suku Bajo Lemito Gorontalo, Ada Rumah Panggung yang Bertahan Puluhan Tahun

Suku Bajo di desa ini masih teguh mempertahankan tradisi rumah panggung, dan bukan sembarang rumah panggung.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Mengintip Warisan Kokoh Suku Bajo Lemito Gorontalo, Ada Rumah Panggung yang Bertahan Puluhan Tahun
TribunGorontalo.com/Rahman Halid
Anak-anak Bajo di teras rumah panggung yang kokoh. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ada keunikan di Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Suku Bajo di desa ini masih teguh mempertahankan tradisi rumah panggung, dan bukan sembarang rumah panggung.

Rumah di desa ini telah berdiri kokoh selama puluhan tahun tanpa mengalami kerusakan berarti.

Sekitar 360 keluarga suku Bajo di desa ini masih menjadikan rumah panggung sebagai tempat tinggal mereka.

Baca juga: Menu Buka Puasa Mewah di Masjid Darul Arqam Kota Gorontalo, Ada Ayam Balado hingga Daging Rawon

Fenomena ini menjadi sorotan karena rumah-rumah tersebut tetap tegak berdiri dan tidak ambruk.

Hal ini tentu menunjukkan kecermatan konstruksi tradisional yang diwariskan turun-temurun.

Rahmawaty Kolosai, salah satu warga suku Bajo, menjelaskan bahwa rumah panggung telah menjadi bagian dari tradisi nenek moyang mereka selama ratusan tahun.

"Sebagai pelaut, nenek moyang kami sering berpindah tempat, dan rumah panggung menjadi solusi yang praktis. Keunikan ini kami pertahankan hingga sekarang," ungkapnya.

Rahmawaty menambahkan, daya tahan rumah panggung ini terletak pada bahan bangunan yang digunakan, yaitu papan dan kayu.

Baca juga: Pemkab Gorontalo Larang Kantin di Dalam RSUD Dr MM Dunda Limboto Pasca Kebakaran

Meskipun terkesan sederhana, konstruksi rumah panggung dirancang dengan teliti menggunakan teknik tradisi turun temurun. Bahkan, konstruksi ini mampu menanggulangi perubahan cuaca dan lingkungan yang sering dihadapi suku Bajo.

"Sampai saat ini kami masih aman-aman saja," imbuhnya.

Keunikan rumah panggung suku Bajo di Desa Lemito bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dalam mengatasi tantangan hidup mereka. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved