Senin, 9 Maret 2026

Banjir Gorontalo

BREAKING NEWS: 20 Rumah Warga Kota Gorontalo Terendam Banjir, Penghuni Mengungsi

Sebanyak 20 rumah warga Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo terendam banjir.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: 20 Rumah Warga Kota Gorontalo Terendam Banjir, Penghuni Mengungsi
TribunGorontalo.com/Arianto
Rumah warga Kota Gorontalo terendam banjir pada Jumat (08/3/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 20 rumah warga Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo terendam banjir.

Kejadian banjir itu dipicu oleh hujan deras pada Kamis 7 Maret 2024. Akibatnya banjir tak kunjung surut pada pukul 19.00 WITA, Jumat (8/3/2024).

Jalan Cendrawasih, Jalan Rajawali dan Jalan Taman Bunga terdampak banjir sedalam 1 meter atau setinggi paha orang dewasa.

Pantauan TribunGorontalo.com, banjir berasal dari luapan air dari drainase di Jalan Cendrawasih.

Drainase tidak mampu menahan debit air dari sungai.

Akibatnya air naik ke permukaan jalan hingga masuk ke pekarangan rumah warga sekitar pukul 07.00 Wita.

Bahkan sekitar pukul 09.00 Wita, permukaan air semakin meninggi. Meluas sampai ke wilayah Heledulaa Selatan.

Ada yang menggenangi seluruh bagian rumah. Beberapa di antaranya hanya dimasuki banjir sampai di teras rumah. Sejumlah warga penghuni rumah pun terpaksa mengungsi ke rumah tetangga mereka.

Jl Cenderawasih Kota Gorontalo kebanjiran
Kondisi banjir di Jl Taman Bunga Kota Gorontalo.

Baca juga: Pembatas Jalan Bypass Gorontalo Rusak Akibat Banjir Kamis Kemarin, Warga: Air dari Pegunungan

Yusran Puolo, warga Heledulaa Selatan, mengatakan awalnya air hanya menggenangi jalan saja. Beberapa jam kemudian air memasuki halaman rumah.

"Ada sekitar 20 rumah bahkan lebih, soalnya sampai dibelakang-belakang sana, apalagi disini lumayan padat penduduk kan," tuturnya.

Yusran menduga air berasal dari Sungai Bone di Suwawa dan Tapa Kabupaten Bone Bolango.

"Dari sungai, di sana itu jebol. Jadi airnya sampai di sini. Ya akhirnya beginilah. Ini di depan rumah saya juga terendam banjir," ucapnya.

"Ini tidak seberapa, di belakang sana ada yang sampai masuk ke dalam rumah, semua lantainya basah," tambahnya.

Yusran berharap air segera surut dan pemerintah bisa melihat ada masyarakat yang sedang kesusahan.

"Semoga wali kota bisa lihat karena dari tahun ke tahun begini terus. Setiap hujan deras, air juga naik," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved