Tribun Health

Kasus DBD di Gorontalo Menurun, Segini Angkanya di Awal Maret 2024

Menurut Jeane Dalli, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi Gorontalo, total kasus DBD di bulan Januari mencapai 360 kasus dengan

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
Ilustrasi
Ilustrasi nyamuk pembawa penyakit demam berdara (DBD). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo --  Kabar baik datang dari Gorontalo, di mana kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menunjukkan penurunan signifikan dari Januari ke Februari 2024.

Menurut Jeane Dalli, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi Gorontalo, total kasus DBD di bulan Januari mencapai 360 kasus dengan 1 kematian.

Angka ini turun menjadi 286 kasus dengan 2 kematian di bulan Februari.

Penurunan ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan yang aktif dalam melakukan pencegahan DBD.

Baca juga: Sampah Perumahan Ditumpuk Depan SDN 5 Limboto Kabupaten Gorontalo, Siswa Tutup Hidung saat Belajar

Dinkes Gorontalo terus menggencarkan edukasi tentang 3M Plus kepada masyarakat, yaitu menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, toren, dan drum secara rutin.

Menutup rapat tempat penampungan air dan mengubur barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Serta memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang).

Baca juga: Pasar Murah Hadir di Kota Gorontalo, Beras 5 Kg Cuma Rp 54.500

Berikut rincian data kasus DBD per wilayah di Gorontalo dari Januari - Februari 2024:

Kota Gorontalo: Januari 25 kasus, Februari 22 kasus.

Kabupaten Gorontalo: Januari 84 kasus, Februari 65 kasus.

Bone Bolango: Januari 126 kasus, Februari 98 kasus.

Pohuwato: Januari 68 kasus, Februari 15 kasus.

Boalemo: Januari 22 kasus, Februari 31 kasus.

Gorontalo Utara: Januari 35 kasus, Februari 55 kasus

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved