Human Interest Story
Sosok Vifi Swarianata Pemilik Akun Instagram Gtofoodies, Ternyata Dosen Hukum
Sosok Vifi Swarianata, pemilik akun instagram @gtofoodies yang viral karena unggahannya terkait makanan di Gorontalo.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Vifi-Swarianata-99900.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sosok Vifi Swarianata, pemilik akun instagram @gtofoodies yang viral karena unggahannya terkait makanan di Gorontalo.
Wanita 32 tahun ini ternyata lulusan Universitas Brawijaya di Malang
Vifi Swarianata ternyata Dosen Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
Awalnya perempuan yang berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur ini tidak pernah terpikir untuk menjadi dosen.
Vifi Swarianata akhirnya jadi dosen keinginan untuk berbagi ilmu dengan orang lain.
Selama menjalani masa studi, Vifi sebenarnya telah mengikuti berbagai macam kegiatan seperti penelitian, hingga menjadi staff ahli dalam pembentukan perundang-undangan.
"Saya ingin menjadi seseorang yang bisa berbagi ilmu kepada banyak orang, makanya saya melanjutkan studi magister langsung setelah selesai sarjana," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (04/03/2024).
Menjadi Dosen, ungkap Vifi, mengharuskan dirinya untuk belajar hal-hal baru setiap hari.
"Kalau mengajar kita harus belajar dulu, banyak membaca buku," jelasnya.
Meski berprofesi sebagai dosen, ia merasa senang untuk belajar dunia kuliner.
Hal ini bermula ketika masih menjadi mahasiswa di Malang. Vifi mengaku sering melihat informasi makanan di Instagram pribadinya.
"Memang hobinya kuliner, saya suka sekali makan di luar, coba makanan di berbagai rumah makan," jelasnya.
Dirinya pindah ke Gorontalo karena pekerjaan dan ikut suami, Vifi tidak bisa mendapatkan informasi makanan Gorontalo di Instagramnya.
"Tidak ada informasi, saat itu sangat sedikit. Akhirnya muncul ide untuk membuat akun seputar kuliner," jelasnya.
Alasan lain adalah Vifi ingin membantu mendokumentasikan dan mempromosikan berbagai macam makanan yang berada di Gorontalo.
Apalagi menurutnya, untuk wisatawan, informasi makanan tersebut sangatlah penting.
"Biasanya orang dari luar daerah atau wisatawan ketika berkunjung ke Gorontalo akan mencari makanan, dan akun ini bisa membantu mereka milih makanan di Gorontalo," ungkapnya.
Vifi merasa informasi makanan yang ada di google saat ini tidak lengkap.
Sehingga hadirnya Instagram @gtofoodies menjadi tempat untuk informasi makanan secara lengkap.
Saat ini, 4 Maret 2024, Instagram tersebut telah memiliki 17 ribu lebih pengikut.
Sejak awal membuat akun, ia berusaha membuat hashtag baru agar sesama masyarakat dapat memberikan informasi makanan.
Terhitung sampai saat ini, sudah lebih dari 25 ribu konten terkait dunia kuliner Gorontalo yang dibuat oleh masyarakat Gorontalo.
Sedangkan untuk Instagram @gtofoodies, hingga saat ini mencapai 449 postingan.
Vifi sering mengunjungi warung makan atau UMKM Gorontalo dengan niat untuk mempromosikan makanan tersebut.
Awalnya hanya ingin memperkenalkan informasi makanan ke masyarakat, akhirnya tidak disangka mendapatkan penghasilan dari akun yang dibuatnya.
Banyak rumah makan yang mengundang dirinya untuk bisa mempromosikan makanan.
"Ada yang diundang untuk mengunjungi rumah makan, biasanya mereka akomodir untuk transport dan hal-hal lain," ungkapnya.
Ia mengakui jika membuat sebuah video atau informasi secara konsisten selama bertahun-tahun membutuhkan tenaga yang banyak.
"Ini kan butuh waktu dan tenaga untuk video, editing, upload ke sosial media," jelasnya.
Semakin berkembangnya Instagram sekaligus makanan di Gorontalo, Vifi merasa masyarakat Gorontalo juga lebih paham tentang dunia kuliner.
Makanan yang direkomendasikan Vifi untuk pendatang di Gorontalo adalah Ilabulo dan oleh-oleh seperti Pia Gorontalo.
Kesulitan Vifi untuk mengurus Instagram dengan niche makanan mulai dari biaya hingga konsisten.
Saat awal merintis, dirinya mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk mencoba berbagai macam makanan.
Selain itu, Vifi harus membagi waktu dengan profesinya sebagai dosen.
Pun, ia menyadari bahwa pembuatan konten tersebut harus konsisten dilakukan.
Pernah dalam satu waktu, ungkap Vifi, dirinya mendapatkan kabar bahwa rumah makan yang dipromosikan di Instagramnya banyak peminat.
"Omsetnya naik berkali lipat di rumah makan yang pernah saya upload," jelasnya.
Ia mengaku senang mendapatkan kabar mengenai promosinya berhasil.
Vifi diantara Instagram dengan tema makanan, sebenarnya tersirat juga ingin membuat sebuah podcast mengenai hukum.
Namun sampai sekarang masih dalam tahap perencanaan.
Oleh karena itu, Vifi masih ingin konsisten mengembangkan Instagramnya yang memang fokus pada promosi kuliner.
Ia berharap kedepan kuliner di Gorontalo semakin variatif dan beragam.
Berikut, ia harap dirinya bisa konsisten untuk kembangkan akun agar mendapatkan lebih banyak pengikut dan berguna untuk masyarakat Gorontalo. (*)
Human Interest Story
Vifi Swarianata
Gtofoodies
makanan Gorontalo
Universitas Brawijaya di Malang
TribunHIS
ViralLokal
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.