Beras Gorontalo
Pemkot Gorontalo akan Jual Beras Murah di Tengah Harga Mahal
Penjualan beras murah ini akan dilakukan melalui Pasar Murah yang akan digelar menjelang bulan suci Ramadhan mendatang.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Di tengah harga beras yang melambung tinggi, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo berencana menjual beras murah kepada masyarakat.
Penjualan beras murah ini akan dilakukan melalui Pasar Murah yang akan digelar menjelang bulan suci Ramadhan mendatang.
Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadhan.
"Pemerintah kota akan melaksanakan pasar murah. Nanti salah satu bahan pokok yang dijual murah yakni beras premium," ungkap Ismail mewakili Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, saat memantau harga beras di sejumlah pasar, Rabu (28/2/2024).
Baca juga: Kasus Malaria di Pohuwato Menurun! 837 Kasus di Januari Menjadi 640 di Februari 2024
Beras premium menjadi prioritas utama untuk dijual dengan harga murah di Pasar Murah ini.
Selain itu, Pemkot Gorontalo juga akan mempercepat pendistribusian cadangan beras pemerintah kepada 18.000 kepala keluarga.
Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang saat ini kesulitan memenuhi kebutuhan beras akibat kenaikan harga.
"Masalah sekarang itu terkait harga, karena yang naik yaitu harga beras premium," jelas Ismail.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga beras premium di Kota Gorontalo berkisar antara Rp 15 - Rp 16 ribu per kilogram.
Sementara, harga beras medium di Bulog Rp 9.950 dan di pasar dijual hingga Rp 10.900 per kilogram.
Baca juga: Nasir Giasi hingga Iwan Abay, Inilah 25 Caleg Berpotensi Duduki Kursi DPRD Pohuwato
Meskipun harga beras naik, stok beras di Kota Gorontalo dipastikan aman. Hasil monitoring dan evaluasi di gudang Bulog, pasar, dan distributor menunjukkan bahwa stok beras masih cukup.
"Alhamdulillah, ketika dipantau, di Bulog memiliki kurang lebih 3.300 Ton yang sudah diturunkan dari Bitung, dan juga di PT Manggala Utama cukup tersedia beras dengan tipe premium," ungkap Ismail.
Dengan adanya Pasar Murah dan distribusi cadangan beras, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan beras di tengah situasi harga yang melambung tinggi.
"Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat, dalam memenuhi kebutuhannya," tandas Ismail.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-kuli-memikul-beras-di-sebuah-gudang.jpg)