Berita Kampus
Nurul Fadhilah Jadikan Kasus Pelecehan di Gorontalo sebagai Motivasi Masuk Duta Genre Indonesia
Nurul Fadhilah menaruh perhatian khusus pada kasus pelecehan seksual di Gorontalo.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nurul-Fadhila-mahasiswa-Universitas-Pohuwato.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Nurul Fadhilah menaruh perhatian khusus pada kasus pelecehan seksual di Gorontalo.
Nurul mengaku termotivasi mengikuti Duta Genre Indonesia untuk memperbaiki pola hidup gen-z.
"Banyak kasus pelecehan dan kasus Bunuh diri di Pohuwato. Hal itu menjadi motivasi saya agar masalah itu sedikit berubah di kalangan Gen-Z," tuturnya.
Remaja berusia 19 tahun itu terpilih sebagai Finalis Duta Genre Universitas Pohuwato (Unipo) tahun 2024.
Diketahui Nurul Fadhila saat ini mahasiswa aktif di Jurusan Hukum Universitas Pohuwato.
Kehidupan awal
Nurul tumbuh dan dibesarkan di Kota Palu, Sulawesi Tengah sebelum memutuskan pindah ke Kecamatan Marisa. Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Pohuwato.
Selain itu, saat ini Nurul Fadhila juga aktif di sejumlah kegiatan internal organisasi Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pohuwato.
Ia pun tertarik di dunia modeling dan mendaftar Putri Pohuwato hingga kini maju sebagai Duta Genre.
"Saya Ingin Pohuwato dilirik. Bukan hanya tentang potensi alamnya. Tapi juga masalah-masalah di dalamnya. Termasuk Prestasinya," tuturnya.
Sementara itu, Haris Hasan, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama UNIPO, mengatakan, Duta Genre Indonesia menjadi ajang kompetisi berkelas di Universitas Pohuwato.
"Yang lolos seleksi adalah mahasiswa terbaik di Universitas Pohuwato. Aktivitas mereka paling banyak bersentuhan dengan masalah sosial dan pendidikan," ungkapnya.
Baca juga: Sosok Nona Regita Laido, Siswi Gorontalo Langganan Juara Kelas dan Gemar Ikut Lomba
Untuk saat ini total Finalis yang akan berkompetisi di Duta Genre Indonesia ada tiga pasangan.
"Tiga pasang yang akan berkompetisi, tiga Pria tiga Wanita," ucapnya.
Haris berharap banyak mahasiswa Universitas Pohuwato tertariik mengikuti kompetisi nasional.
"Walaupun masih baru, banyak Mahasiswa berpotensi di Universitas Pohuwato.
"Sehingga ke depan mereka juga menjadi aset Pohuwato untuk membawa nama baik Kabupaten Pohuwato di kompetisi nasional, salah satunya Duta Genre Indonesia," tutupnya.