Update Sepak Bola
Malang Sarr Dibuang Pochettino, Masa Depan di Chelsea Gelap
Menurut laporan The Athletic, orang-orang terdekat Sarr mengaku baru pertama kali melihatnya begitu terpuruk. Teman-temannya pun "sangat khawatir" den
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-02-21_Bek-Chelsea-Malang-Sarr.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Bek Chelsea, Malang Sarr, sedang mengalami masa-masa sulit di bawah kepemimpinan Mauricio Pochettino.
Pemain berusia 25 tahun itu diasingkan dari tim utama dan dipaksa berlatih bersama tim U21.
Sarr bergabung dengan Chelsea pada 2020 secara gratis dengan gaji £100.000 per minggu.
Baca juga: Chelsea Bidik Harry Kane untuk Pulang ke Liga Premier?
Namun, sejak saat itu, ia lebih sering dipinjamkan ke Porto dan Monaco.
Pinjamannya ke Monaco dipersingkat karena cedera, membuat masa depannya di Chelsea semakin tidak jelas.
Menurut laporan The Athletic, orang-orang terdekat Sarr mengaku baru pertama kali melihatnya begitu terpuruk. Teman-temannya pun "sangat khawatir" dengan kondisinya.
Kekecewaan Sarr bertambah setelah transfernya ke Le Harve pada bulan lalu batal, memperpanjang mimpi buruknya di Chelsea.
"Saya belum pernah melihatnya semenurun ini. Ini pertama kalinya saya melihatnya seperti ini," ungkap sumber The Athletic.
Menurut sumber tersebut, Sarr mencoba mengubah kondisi mentalnya, tetapi sulit ketika tidak bermain.
Apalagi, Sarr tidak lagi berada di ruang ganti tim utama, dia bersama anak-anak di gedung lain.
"Dia merasa diasingkan dari tim. Dia mencoba menyembunyikan perasaannya, tetapi saya mengenalnya, saya tahu apa yang sebenarnya dia rasakan," kata sumber tersebut.
Sarr bahkan tidak diberi tempat dalam tur pramusim Pochettino ke Amerika Serikat.
Lokernya di gedung utama markas latihan Chelsea di Cobham juga sudah dihilangkan.
Padahal, di musim 2021/22 di bawah kepemimpinan Thomas Tuchel, Sarr tampil lebih dari 20 kali.
Tapi sejak Pochettino datang, ia tidak terlihat lagi di tim utama.
Kontrak Sarr di Stamford Bridge masih tersisa 18 bulan. Chelsea bisa saja melepasnya sebelum kontrak habis jika ada klub yang berminat.
Le Harve sendiri merasa frustrasi dengan batalnya transfer Sarr pada Januari lalu dan menyebut perlakuan Chelsea "memalukan".
Direktur Le Harve, Mathieu Bodmer, mengatakan yang Chelsea lakukan kepada Malang Sarr memalukan.
Ketika semua detail sudah hampir selesai, Chelsea tiba-tiba membatalkannya.
Padahal Chelsea sudah mengizinkan pemain untuk datang ke Prancis.
Kesepakatan finansial untuk sisa 18 bulan kontraknya di Chelsea juga sudah disetujui.
"Namun, mereka berulang kali mundur dari kesepakatan, lalu menyetujuinya lagi. Setelah pemain setuju untuk membuat pengorbanan besar, bermain dengan gaji rendah di Le Harve hanya untuk bisa bermain bola, mereka justru menghalanginya.
"Semuanya sudah beres, kontrak bahkan sudah diajukan ke liga (LFP), tapi kami tidak pernah menerima pemberitahuan pembatalan dari Chelsea. Pada akhirnya, mereka hanya mengatakan dia tidak akan pergi dan bahkan tidak mengangkat telepon lagi," tukasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.