Rabu, 25 Maret 2026

Kebakaran Gorontalo

Cerita Korban Kebakaran Rumah di Kota Gorontalo, Sempat Firasat Buruk sampai Tunda Bepergian

Yuspandi Halid, korban rumah kebakaran di Kota Gorontalo menceritakan detik-detik sebelum insiden terjadi.

Tayang:
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Korban Kebakaran Rumah di Kota Gorontalo, Sempat Firasat Buruk sampai Tunda Bepergian
Kolase TribunGorontalo.com
Yuspandi Halid bercerita tentang rumahnya sebelum kebakaran 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Yuspandi Halid, korban rumah kebakaran di Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, menceritakan detik-detik sebelum insiden terjadi.

Awalnya Yuspandi bersama istrinya berencana keluar rumah. Namun ia merasakan firasat buruk sampai batal bepergian.

"Sempat saya mendapatkan firasat tidak enak, makanya saya tahan beberapa menit untuk keluar," kata Yuspandi kepada TribunGorontalo.com, Selasa (20/02/2024).

Tak lama kemudian, anak Yuspandi lalu melihat api di atap rumah mereka. Lalu tiba-tiba Yuspandi mendengar suara ledakan.

"Saat itu, saya dan istri di dalam rumah, yang lihat itu anak saya," jelasnya.

Rupanya ledakan itu membuat warga sekitar berhamburan keluar dan membantu Yuspandi memadamkan api.

"Bayangkan, air di sumur belakang rumah itu sampai habis untuk memadamkan api," ungkap Yuspandi.

Namun upaya warga tak membuahkan hasil. Api semakin membesar kendatipun cuaca mendung.

"Sepertinya itu yang buat api cepat besar, apalagi ruangan di sebelah itu pitate," ucapnya.

Warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah kobaran api kian besar.

Mobil damkar tiba di lokasi sekira pukul 15.35 Wita bersamaan aparat kepolisian.

Polisi langsung menyuruh warga sekitar menjauh dari titik api.

Tiga mobil damkar secara bergantian memadamkan api.

"Saya sekarang ini cuma ada motor itu pun diselamatkan warga," ucapnya.

Nahas, barang-barang berharga milik Yuspandi tak terselamatkan.

Kondisi rumah Yuspandi Halid
Kondisi rumah Yuspandi Halid pasca kebakaran (FOTO: TribunGorontalo.com/Andika)

Baca juga: Aktivis dan Dosen Kecam Kebijakan UNG Gorontalo soal Perpindahan Status BLU jadi PTNBH

Didatangi Wali Kota Gorontalo

Korban mengungkapkan telah didatangi oleh Wali Kota, Marten Taha pada pukul 08.30 Wita, Selasa (20/2/2024).

Marten Taha saat itu mengatakan, pemerintah bersedia membantu untuk membangun rumah Yuspandi tapi disesuaikan prosedur yang ditetapkan.

Saat ini Yuspandi, istri, beserta tiga anaknya menetap di rumah keluarga terdekatnya.

"Saat ini diajak tinggal dulu di rumah sepupu," ucapnya.

Pria 30 tahun ini menduga kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik di rumahnya.

"Sepertinya itu korsleting," tuturnya.

Yuspandi pun berterima kasih masyarakat turut membantunya memadamkan api.

"Alhamdulillah yang paling saya syukuri itu semua bisa selamat dari kejadian ini," imbuh dia.

Pria berprofesi sebagai teknisi AC ini berharap ke depannya bisa bekerja seperti semula. 

"Alat kerja kan semua terbakar, jadi untuk sekarang saya mau kerja apapun dulu untuk menghidupi anak dan istri saya," katanya penuh harap.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved