BKKBN Gorontalo
Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, BKKBN Gorontalo Wisuda Angkatan 1 Sekolah Lansia Mandiri
Perwakilan kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKB) Provinsi Gorontalo melakukan wisuda pada angkatan pertama sekolah lansia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Acara-wisuda-Sekolah-Lansia-di-Hotel-Grand-Q-Senin-19022024-pagi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Perwakilan kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKB) Provinsi Gorontalo melakukan wisuda pada angkatan pertama sekolah lansia.
Acara wisuda ini dilakukan di Hotel Grand Q, Senin (19/02/2024) pagi.
Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Hartati Suleman, mengatakan rendahnya kualitas hidup lansia dan kemampuan keluarga merawat lansia menjadi isu strategis dalam program pembangunan keluarga.
"Lansia termasuk kelompok yang rentan yang harus mendapatkan perhatian lebih dari berbagai pihak," kata Hartati.
Hartati menambahkan, menurut data BPS pada tahun 2021, proporsi lansia mencpai 10,82 persen, atau 29,3 juta orang.
"Pada tahun 2045 mendatang diprediksi mencapai 19,9 persen," imbuhnya.
Jumlah tersebut menunjukkan Indonesia sudah memasuki fase struktur penduduk menua.
Pada acara wisuda angkatan pertama sekolah lansia se provinsi Gorontalo ini diikuti sebanyak 88 lansia.
Sebelum diwisuda, para lansia ini telah menjalani proses pembelajaran selama 6 bulan.
Pembelajaran dilakukan di salah satu kelompok yang memang telah menjadi binaan BKKBN Provinsi Gorontalo.
"Saat ini ada Bina Keluarga Kelompok (BKL) berjumlah 484 kelompok yang tersebat diseluruh kabupatan dan kota di provinsi Gorontalo.
Sementara itu ketua TP-PKK Provinsi Gorontalo Fima Agustina mengapresiasi kegiatan wisuda tersebut.
Menurutnya hal ini penting dilakukan agar dapat mengontrol diri lansia tersebut, terutama dalam hal emosional.
"Ini sangat bagus. Terlihat sekali tadi semangat-semangat yang ditunjukkan Oma dan Opa yang ikuti para wisudawan," kata Fima.
Fima juga memberikan saran agar kuantitas pertemuan belajar lansia lebih ditingkatkan lagi.
Para lulusan sekolah lansia ini juga diharapakn mampu membawah warna yang berbeda di lingkungan keluarganya. (ADV)