Senin, 16 Maret 2026

Kebakaran Gorontalo

Sosok Korban Kebakaran di Gorontalo, Gaji Selalu Diberikan ke Orangtuanya

Sosok NA alias Nanang, korban meninggal saat kebakaran rumah di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, Kamis (15/2/2024) d

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Andika Machmud | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Sosok Korban Kebakaran di Gorontalo, Gaji Selalu Diberikan ke Orangtuanya
TRIBUNGORONTALO/ANDIKAMACHMUD
Lokasi kamar korban kebakaran rumah di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, Kamis (15/2/2024) dini hari. 

Anaknya setiap menerima gaji dari pekerjaannya, ia sering membagikannya kepada keluarga.

"Dia sering bagi ke saya semua, sisanya pasti selalu hanya Rp 50 ribu," ungkap ibunya.

Selain memberikan ke orangtuanya, korban sering membagikan uang hasil kerja kerasnya kepada adik-adiknya.

Mani Akuba, ayah korban mengaku terpukul dan sangat kehilangan anaknya.

"Dia itu cuma tamatan SMP (Sekolah Menengah Pertama), dia lanjut karena tidak punya uang, dan berusaha cari kerja," ungkapnya.

Ayahnya merasa kepribadian anaknya itu sangat baik karena mau bekerja keras.

"Dia itu walaupun cuma tamatan SMP, semangat sekali untuk kerja," tutupnya.

Jenazah korban saat ini sudah dimakamkan di belakang rumah yang terbakar. Keluarga masih menggelar doa untuk mengenang anaknya yang telah berpulang. 
 
Cerita Mani Akuba Saat Tolong Anak Sebelum Terbakar dalam Rumah di Gorontalo, Korban Beri Isyarat

Mani Akuba dan istrinya, Yoriko Mahmud Korban kebakaran rumah di Kelurahaan Heledulaa Utara, Kota Timur, Kota Gorontalo pada Kamis 15 Februari 2024 subuh
Mani Akuba dan istrinya, Yoriko Mahmud Korban kebakaran rumah di Kelurahaan Heledulaa Utara, Kota Timur, Kota Gorontalo pada Kamis 15 Februari 2024 subuh (TRIBUNGORONTALO/ANDIKAMACHMUD)

Cerita orangtua korban meninggal akibat kebakaran rumah di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Kamis (15/02/2024) subuh

Diketahui, kebakaran tersebut menyebabkan satu orang meninggal bernama Nanang dan tiga rumha hangus terbakar. 

Kebakaran tersebut menyebabkan 27 orang kehilangan tempat tinggal. 

Mani Akuba, korban kebakaran menjelaskan kejadian tersebut terjadi saat dirinya sedang tertidur. Saat itu, ia dibangunkan istrinya karena teriakan kebakaran.

"Saat itu istri saya teriak, dan saya berusaha memadamkan api di sekitar kamar saya dulu," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (17/02/2024).

Sebelum tidur, ia mengaku sempat mendengar bunyi listrik di sekitar lorong asal terjadinya kebakaran.

Lampu tersebut rencananya akan diperbaiki pagi nanti, karena di sekitar lorong sudah gelap.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved