Sabtu, 14 Maret 2026

Human Interest Story

Sosok Nona Regita Laido, Siswi Gorontalo Langganan Juara Kelas dan Gemar Ikut Lomba

Inilah sosok Nona Regita Laido, siswa Kelas III Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Nona Regita Laido, Siswi Gorontalo Langganan Juara Kelas dan Gemar Ikut Lomba
Doc pribadi
Nona Regita Laido 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Inilah sosok Nona Regita Laido, siswa Kelas III Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Gorontalo.

Ia merupakan siswa berprestasi di bidang akademik, tak tanggung-tanggung ia berhasil mempertahankan gelar juaranya di kelas sejak Sekolah Dasar (SD).

Remaja 18 tahun itu ternyata tak hanya menorehkan prestasi di kelasnya saja, Nona nampaknya pernah mengikuti lomba lainnya.

Sederet lomba yang pernah ia ikuti, diantaranya seperti menjadi drummer Kota Gorontalo. Lalu, Kompetisi Sains Nasional (KSN) Matematika tingkat kota.

Ia juga pernah tiga kali mengikuti Olimpiade Sains Nasional tingkat kota dan provinsi, kemudian menjadi peserta paduan suara 17 agustus Kota Gorontalo dan juara 3 kultum.

Tak hanya itu, Nona juga aktif berorganisasi, hal itu dibuktikan ketika Madrasah Tsanawiyah (MTS) ia pernah menjadi Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis).

Ketika memasuki SMA, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua, sekretaris dan bendahara Osis.

Dedikasi terhadap pendidikan tidak pernah diragukan lagi, pasal remaja dengan tekad tinggi itu menjadi kebanggaan di sekolahnya.

Baca juga: Sosok Tahta Mardhotillah Kasim, Siswi Gorontalo Peraih Medali Emas Biologi hingga Penulis Buku

Profil

Anak kandung Aripin dan Merlin itu lahir di Gorontalo pada 10 November 2006.

Saat ini sang ayah bekerja sebagai petani dan ibu sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).

Nona juga merupakan anak kesayangan, walaupun begitu ia mempunyai tiga kakak dan tiga adiknya.

Kakak Nona adalah Paramita Labdullah, Faisal Dinda dan Rasit Dunda. Sedangkan sang adik adalah Naisila Laido, Juwita Laido dan Fahmi Laido.

Sang kakak bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Singapura dan penambang. Sedangkan sang adik masih duduk di bangku sekolah termasuk Nona.

Kepada TribunGorontalo.com Nona mengungkapkan ingin mengikuti jejak kakaknya Paramitha yang sukses menjadi perawat di Singapura.

Karena hal itu ia juga punya tekad ingin sukses di bidang lain. Non mengaku menyukai dua hal, polisi dan transportasi.

Olehnya ia sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan di Jurusan Praktik Perpolisian Tata Pamong Institusi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Kalaupun tak bisa di institusi itu, ia juga ingin mencoba di Jurusan Transportasi Darat, Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Bagi Nona pendidikan merupakan mimpinya meraih cita-cita dan membanggakan kedua orangtuanya.

"Selama ini saya sekolah hanya untuk membuktikan kepada keluarga saya, bahwa saya mampu meraih itu dengan kerja keras orang tua saya," ungkapnya.

"Tanpa doa dan dukungan mereka, saya bukanlah apa-apa nanti, tapi berkat mereka saya kuat berdiri," tambahnya

Tak hanya itu, keinginan itu juga di dorong dengan usaha dan dukungan teman-teman dalam meraih mimpi.

"Mungkin saat ini prestasi saya masih terbilang sedikit, tapi nanti, saya akan buktikan, saya juga bisa seperti orang lain," tandasnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved