Selasa, 17 Maret 2026

Perempuan Inspiratif Gorontalo

Sosok Tahta Mardhotillah Kasim, Siswi Gorontalo Peraih Medali Emas Biologi hingga Penulis Buku

Siswi kelas 2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo ini mengantongi beragam prestasi akademik maupun non-akademik.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Tahta Mardhotillah Kasim, Siswi Gorontalo Peraih Medali Emas Biologi hingga Penulis Buku
Dokumen Pribadi
Tahta Mardhotillah Kasim, Siswi Gorontalo bergelimang prestasi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Segudang prestasi sudah ditorehkan Tahta Mardhotillah Kasim.

Siswi kelas 2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo ini mengantongi beragam prestasi akademik maupun non-akademik.

Ia pernah meraih medali emas Biologi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Duta Remaja Cakap Digital Provinsi Gorontalo, Juara II lomba speech Bank Indonesia, Juara II Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Gorontalo.

Tak hanya itu, ia juga menjadi pemenang kategori vokal religius Islam berprestasi, Duta Literasi MAN 1 Kota Gorontalo, juga penulis buku "Anak Muda Keren".

Tahta aktif berpartisipasi dalam kegiatan sekolah. Remaja kelahiran Gorontalo Utara Kecamatan Kwandang itu dipercaya menjadi host dan podcaster di sekolahnya.

Namun Tahta tidak berpuas hati. Ia mengaku masih perlu banyak belajar dan terus melahirkan prestasi baru untuk meraih cita-citanya.

Untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, Tahta mengaku ingin kuliah di Universitas Indonesia (UI) melalui jalur prestasi.

"Pengennya di UI, Fakultas Kedokteran, saya punya cita-cita menjadi dokter," kata Tahta kepada TribunGorontalo.com, Selasa (23/1/2024).

Screenshot-2024-01-24-152619

Baca juga: Mahasiswa Gorontalo Mulai Tentukan Pilihan Pasca Nonton Debat Cawapres

Putri kandung dari Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gorontalo Utara, Rahmad Kasim, mengaku sudah mempelajari hal-hal dasar mengenai kedokteran. Studi pustaka hingga praktek sudah dilaluinya.

"Alhamdulillah sekolah mewadahi gitu. Ada bimbingan-bimbingan. Nah, saya ambilnya biologi karena berkaitan dengan kedokteran.

"Ikut kursus, kemudian mengembangkan akademis saya didalam kelas, extrakulikuler saya ikut, non akademiknya juga saya ikut, pelatihannya semua saya ikuti," ujarnya.

Tahta bersyukur dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi dan mendukung penuh keinginan dan prestasinya.

"Terutama orang tua, Abah dan Umi, kemudian sekolah dan teman-teman Tahta," ungkap remaja 16 tahun tersebut.

Tahta bercerita sedari kecil dirinya dibesarkan di Kwandang, Gorontalo Utara. Pendidikan SD dan SMP ditempuh di sana.

Namun ketika memasuki SMA, Tahta awalnya ingin masuk di MAN Cendekia Gorontalo. Alasannya ia tertarik ilmu Multimedia seperti host, MC, broadcasting, hingga Presenter.

"Di MAN 1 Kota Gorontalo menyediakan pelatihan itu. Akhirnya saya memilih sekolah ini dan masuk lewat jalur prestasi," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved