Viral Lokal
Penampakan Jembatan Paya Parungi Gorontalo yang Sempat Viral karena Cerita Mistis
Pembangunan Jembatan Paya, Desa Parungi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo selesai dibangun.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jembatan-Paya-di-Desa-Parungi-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pembangunan Jembatan Paya, Desa Parungi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo selesai dibangun.
Jembatan ini sempat viral karena cerita mistis yang dibagikan di TikTok.
Konon katanya ketika pengendara melewati Jembatan Paya sering diganggu makhluk halus dan sesekali kehilangan kendali atas kendaraannya.
Pengendara sepeda motor, Angki Usman, mengatakan ia mengetahui rumor jembatan Paya angker di media sosial.
"Banyak itu di TikTok video Jembatan Paya. Viral itu karena katanya seram," kata Angki kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (10/2/2024)
Seperti video TikTok yang diunggah oleh akun @bintanyaleo_ pada 1 Januari 2024 tentang Jembatan Paya.
"Bukan orang Gorontalo, kalau nda tau Jembatan ini deng tragedi yang terjadi waktu itu," tulis akun tersebut dalam videonya.
Video tersebut sudah ditonton sebanyak 450,1 ribu, 712 komentar, 313 dibagikan dan 1067 kali disimpan oleh warganet.
Video itu lantas mengundang beragam komentar dari warganet.
Ada netizen yang menganggap jembatan Paya benar-benar angker. Ada juga yang bertanya-tanya soal keberadaan bangunan itu.
Bahkan ada yang ikut membenarkan tragedi yang terjadi di jembatan itu pada 2017 silam.
"Yaa Allah mengingatkan tragedi 2017, Alfateha papaku sayang," tulis akun @menantuidaman dalam komentarnya.
Tak hanya itu, video serupa juga viral dibeberapa akun TikTok lain yang menunjukkan sisi menyeramkan Jembatan Paya.
Setelah ditelusuri, warga setempat justru membantah kalau jembatan Paya angker.
"Kalau jembatan baru ini, tidak ada angker, karena dibangun juga kan, kami sudah lama di sini jadi tau kondisi di sini setiap saat," ucap Atna Mauraja saat ditemui TribunGorontalo.com, Sabtu (10/2/2024).
Atna menjelaskan jembatan itu masih baru karena jembatan lama sudah dimakan lapuk termakan usia. Juga sempit dilalui kendaraan.
Dahulu jembatan lama sering terjadi kecelakaan lalu lintas seperti mobil angkutan umum, truk, sepeda motor, becak motor (bentor) dan mobil.
"Nah di jembatan lama itu mungkin yang orang bilang angker itu, karena di situ dulu banyak kecelakaan jatuh di bawah jembatan," ungkapnya.
Baca juga: Muhammad Djafar Berharap Rumah Kucing Gorontalo Dapat Perhatian Pemerintah
Pendapat serupa dilontarkan Mastin Ayuba. Menurutnya sejauh ini tidak ada desas desus mengenai jembatan Paya.
"Jembatan bagus begini masa angker. Warga di sini juga sering lewat malam, tidak ada apa-apa. Ya karena tidak ada apa-apa," celoteh Mastin.
Pembangunan jembatan Paya ini dibangun sejak sebelum bulan Ramadhan 2023. Rampung pada Januari 2024.
"Alhamdulillah, jembatannya sudah bagus, lebih bagus dari jembatan lama," katanya.
Pembangunan jembatan Paya berasal dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo 2023.
Jembatan sepanjang 50,80 meter itu dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Gorontalo.
(TribunGorontalo.com/ Arianto Panambang)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.