Human Interest Story
Muhammad Djafar Berharap Rumah Kucing Gorontalo Dapat Perhatian Pemerintah
Rumah Kucing Gorontalo milik Muhammad Djafar (42) masih eksis dan terus berkembang sejak dibangun tahun 2020 silam.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Muhammad-Djafar.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rumah Kucing Gorontalo milik Muhammad Djafar (42) masih eksis dan terus berkembang sejak dibangun tahun 2020 silam.
Saat ini sedang perbaikan kandang untuk ratusan kucing.
Kucing yang dipeliharanya berjumlah hampir 200 ekor.
Djafar mengatakan walau panti kucing miliknya masih eksis, relawan sudah semakin berkurang.
"Dulu rencanain ini rame-rame, sekarang yang tersisa hanya beberapa orang setiap bulan. Itu pun cuma sekali-sekali," kata Djafar kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (10/2/2024).
Walau begitu, Djafar tak sedikitpun merasa kekurangan untuk kucing-kucing peliharaannya.
Baca juga: Ellen Podungge Bangun Yayasan Hellen Wimberty karena Ingin Tunarungu di Gorontalo Berpendidikan
Waktu pertama kali Rumah Kucing Gorontalo dibangun, kucing-kucing itu diberi makan ikan utuh. Kini makanan pokoknya sudah beralih ke kepala ikan.
Kalaupun ada makanan kucing seperti makanan kering pemberian orang, hanya akan dijadikan camilan.
"Bakal cepat habis kalau dijadikan makanan pokok," tambahnya.
Djafar merasa bersyukur karena masih banyak komunitas yang peduli dengan panti kucing miliknya.
Kendati demikian, Djafar masih membutuhkan bantuan untuk keberlangsungan panti kucing miliknya.
Terutama kesehatan kucing-kucingnya. Ia berharap pemerintah memperhatikan kucing-kucingnya yang dipeliharanya.
Karena kucing-kucing itu rata-rata dipungut dari jalanan.
"Berharap kalah pemerintah atau puskeswan membantu kucing-kucing di panti ini," pungkas Djafar.