Kamis, 5 Maret 2026

Peristiwa Nasional

Kawanan Paus Orca Terjebak Es Laut di Hokkaido, Penyelamatan Dianggap Mustahil

Pejabat dari kota pesisir Rausu, Jepang, menyatakan tidak ada upaya penyelamatan yang bisa dilakukan untuk para orca tersebut, yang pertama kali ditem

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kawanan Paus Orca Terjebak Es Laut di Hokkaido, Penyelamatan Dianggap Mustahil
Ilustrasi
Ilustrasi Paus Orca. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Setidaknya 10 ekor orca atau paus pembunuh terjebak di es laut di lepas pantai pulau Hokkaido, Jepang utara, seperti demikian dilaporkan NHK pada Selasa kemarin (6/2/2024).

Pejabat dari kota pesisir Rausu, Jepang, menyatakan tidak ada upaya penyelamatan yang bisa dilakukan untuk para orca tersebut, yang pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat.

"Kami hanya bisa menunggu es pecah dan mereka bisa melarikan diri dengan cara itu," ujar seorang pejabat Rausu kepada NHK.

Nelayan tersebut menghubungi Stasiun Penjaga Pantai Rausu pada Selasa pagi untuk melaporkan melihat seekor orca terperangkap oleh es yang hanyut tak jauh dari pantai.

Rekaman drone yang dibagikan oleh organisasi satwa liar setempat, Wildlife Pro LLC, menunjukkan para orca berjuang dalam celah kecil di antara aliran es.

Organisasi tersebut mengatakan mereka menemukan para orca saat melakukan penelitian laut, menurut sebuah pernyataan di Facebook.

"Saya melihat sekitar 13 orca dengan kepala mencuat keluar dari lubang di es," kata seorang karyawan Wildlife Pro LLC, yang merekam video tersebut, kepada NHK.

"Mereka tampak kesulitan bernapas, dan tampaknya ada tiga atau empat anak di antara mereka," ungkap Wildlife.

Kurangnya angin di daerah tersebut membuat es yang menjebak orca tetap tidak bergerak.

Es laut yang memeluk pantai Hokkaido setiap musim dingin adalah es laut dengan lintang terendah di dunia, tetapi selama beberapa tahun terakhir levelnya telah menurun seiring percepatan pemanasan global.(*) (Sumber: aninews)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved