Human Interest Story
Cerita Horor Penjaga Kamar Mayat RS Aloei Saboe Gorontalo, Mengaku Pernah Diganggu Makhluk Halus
Pria 42 tahun ini merupakan aparatur sipil negara (asn) khusus menjaga kamar mayat di RS Aloei Saboe Gorontalo, Kota Gorontalo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-01-26_Iswan-Sabidullah.jpg)
"Kayak ada yang ba garuk-garuk itu plafon dari atas," lanjutnya.
Lalu kata Iswan, dia segera bangun dari tidurnya dan menghampiri jenazah tersebut.
"Saya minta maaf sama dia (jenazah) saya bilang saya mo luruskan ini kematiannya dia supaya dia tenang di sana," tuturnya.
Setelah itu, gangguan pun berhenti. Iswan mengungkapkan dia memiliki banyak pengalaman aneh ketika menjadi pemulasaran jenazah.
Namun sebelum menjadi pemulasaran jenazah, dia yang memang berangkat berkarir menjadi cleaning service di RSAS pada tahun 1990-an.
"Waktu Rumah Sakit masih di tempat lama," ujarnya.
Iswan masuk menjadi karyawan di RSAS dengan gaji yang dibayarkan sebesar Rp 5 ribu kala itu.
"Dari Rp 5 ribu, baru Rp 75 ribu, baru Rp 150 ribu, Rp 200 ribu, Rp 500 ribu," ungkapnya.
Selain menjadi cleaning service, Iswan juga melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang Strata satu dengan jurusan Administrasi Publik di kampus Universitas Bina Mandiri.
"Ya selain bekerja saya juga kuliah buat cari pengalaman lebih," kenangnya.
Dirinya diangkat menjadi PNS pada tahun 2007.(*)
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|