Pemilu 2024

Tak Mau Ribet Urus Dokumen, Puluhan Mahasiswa Perantau di Gorontalo Pilih Golput

Tak mau ribet mengurus dokumen pindah memilih, puluhan mahasiswa perantau di Gorontalo memilih golput.

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tak Mau Ribet Urus Dokumen, Puluhan Mahasiswa Perantau di Gorontalo Pilih Golput
TribunGorontalo.com/Fernandes
Potret mahasiswa perantau di Universitas Negeri Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tak mau ribet mengurus dokumen pindah memilih, puluhan mahasiswa perantau di Gorontalo memilih golput.

Nia Naomi Sianturi, mahasiswi Jurusan Perternakan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mengaku enggan repot-repot mengurus surat keterangan pelajar dari fakultasnya.

"Karena harus ngurus di fakultas, sementara fakultasku di kampus empat (suwawa)," ucap mahasiswi asal Sumatera Utara itu kepada TribunGorontalo.com saat ditemui di depan Ramsis UNG, Kamis, (25/1/2024).

Nia mengatakan kesibukannya cukup banyak karena harus mengurus laporan hasil magang.

Hal senada juga disampaikan Violenta Panjaitan. Mahasiswi Pertukaran Pelajar UNG asal Sumatera Utara itu tidak mengurus pindah memilih karena merasa terlalu banyak dokumen harus disiapkan.

Saat Violenta masih di Sumatera Utara, ia sempat mengurus dokumen pindah memilih. Namun karena saat itu masa ujian dan pengurusan dokumennya cukup ribet, ia memilih tidak melanjutkan pengurusan.

"Kalau ngurusnya, sudah pernah. Tapi enggak jadi karena banyak berkas yang enggak bisa disiapkan," akunya.

Violenta menambahkan teman-temannya sesama pertukaran pelajar juga masih banyak yang belum memilih.

Baca juga: 3 Oknum ASN Gorontalo Langgar Asas Netralitas, Ada Sosok Dosen UNG

Berdasarkan poling singkat di grup WhatsApp-nya, sekitar 65 mahasiswa pertukaran pelajar yang belum mengurus surat pindah memilih.

Elan Oktavia, mahasiswi Biologi UNG asal Banggai Kepulauan juga mengatakan hal yang sama. Elan tak sempat mengurus surat pindah memilih karena terlalu sibuk dengan tugas-tugas kuliah.

"Sibuk kuliah, baru juga ada kegiatan jurusan. Jadi sudah lupa," ucap Elan.

Ketiga mahasiswi itu hanya berharap KPU memberikan waktu tambahan kepada mahasiswa yang belum sempat mengurus pindah memilih.

"Kalau bisa cuma nunjukin KTP sama KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) aja," tandas Nia.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved