Update Sepak Bola

Raksasa Inggris Tersungkur, Raja Eropa Bangkit: Real Madrid Puncaki Daftar Klub Terkaya!

Liverpool, Manchester United, dan Manchester City sama-sama mengalami penurunan peringkat akibat gemilangnya klub-klub Eropa kontinental.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
KolaseTribunGorontalo
Deloitte Football Money League rankings 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Dunia sepak bola kembali digemparkan dengan klasemen terbaru Deloitte Football Money League, di mana dominasi Inggris mulai terusik.

Liverpool, Manchester United, dan Manchester City sama-sama mengalami penurunan peringkat akibat gemilangnya klub-klub Eropa kontinental.

Yang paling mengejutkan adalah Liverpool. Sang Raja Anfield terjun bebas dari peringkat ketiga ke posisi ketujuh!

Deloitte mencatat pendapatan mereka justru sedikit mengalami penurunan dari £594.3 juta menjadi £593.8 juta.

Kegagalan di liga dan Champions League disebut-sebut sebagai penyebab utama kemunduran tersebut.

Manchester United juga tak lolos dari 'kutukan' peringkat. Meski mencatatkan peningkatan pendapatan dibandingkan musim sebelumnya, Setan Merah hanya mampu naik satu peringkat ke posisi kelima.

Sementara itu, para peraih treble, Manchester City, digeser Real Madrid dan harus puas di posisi kedua, padahal mereka baru saja memecahkan rekor pendapatan Liga Premier.

Deloitte Football Money League menganalisis laporan keuangan tahunan klub untuk musim 2022-23, tanpa memperhitungkan biaya operasional.

Tottenham dan Chelsea bertukar posisi, dengan Spurs naik satu peringkat ke posisi kedelapan, sementara Arsenal bertahan di posisi kesepuluh.

Raja Eropa sejati, Real Madrid, berhasil duduk di singgasana teratas dengan pendapatan £723 juta di 2022-23.

Hal ini membuktikan kehebatan mereka dalam memanfaatkan ekosistem sepak bola Eropa terkini, meskipun sang presiden, Florentino Perez, adalah vokal dalam menentang Liga Super.

Paris Saint-Germain untuk pertama kalinya menembus posisi tiga besar, sementara Barcelona meroket tiga peringkat ke posisi ketujuh dengan pendapatan £696 juta.

Tim Bridge, pemimpin partner Deloitte's Sports Business Group, menuturkan pada PA news agency:

Real Madrid dan Barcelona telah mengambil langkah proaktif. Pembangunan stadion, kontrol ketat atas operasi terutama merchandise dan lisensi, inilah kunci di balik lonjakan pendapatan mereka. Model bisnis mereka berubah secara drastis dan berbuah manis.

Di Premier League, era pertumbuhan besar-besaran dari hak siar domestik mungkin akan segera berakhir. Tanpa kehadiran kompetitor baru, peningkatan hanya akan berada di kisaran satu digit persen. Oleh karena itu, fokus kini beralih ke pasar internasional.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved