Senin, 16 Maret 2026

Berita Sepak Bola

Timnas Palestina Catat Sejarah, Lolos ke Fase Gugur Asian Cup Meski Terseok-seok

Mereka bukan hanya meraih prestasi di lapangan, tapi juga memberikan harapan dan hiburan bagi rakyat Palestina di masa-masa sulit. Mari kita tunggu ki

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Timnas Palestina Catat Sejarah, Lolos ke Fase Gugur Asian Cup Meski Terseok-seok
AFP via Getty Images
Kemenangan grup Piala Asia pertama bagi Palestina membawa mereka ke babak sistem gugur 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Palestina membuat sejarah! Tim nasional sepak bola mereka meraih kemenangan perdana di Asian Cup dan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya pada Selasa lalu.

Capaian ini diraih meski mereka menghadapi berbagai tantangan, termasuk perang yang sedang berlangsung di tanah air.

Pasukan Makrab Daboub berjuang keras sejak laga pembuka pada 14 Januari menghadapi Iran, tim yang pernah mengalahkan Wales di Piala Dunia 2022.

Meski kalah pada laga itu, mereka bangkit dengan menahan Uni Emirat Arab di pertandingan kedua pada 18 Januari. Kemenangan atas Hong Kong di laga terakhir menjadi penentu kepastian lolos mereka.

Palestina sempat terkendala rekor tanpa kemenangan di turnamen ini. Pada penampilan pertama mereka tahun 2015, mereka menelan kekalahan di semua laga fase grup. Pun pada 2019, meski meraih dua hasil imbang, mereka tetap tersingkir lebih awal.

Namun, kali ini berbeda. Meski UEA unggul selisih gol untuk merebut posisi kedua grup, kemenangan 3-0 Palestina memastikan mereka finis ketiga dengan empat poin. Raihan ini cukup untuk lolos sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik.

Perjalanan Palestina ke Qatar juga tidak mudah. Setelah mengumpulkan 10 poin dari delapan pertandingan di fase kualifikasi pertama, mereka harus menghadapi babak kualifikasi tambahan di Mongolia pada 2022.

Mereka berhasil memetik kemenangan dalam ketiga laga tanpa kebobolan, mengamankan tiket ke turnamen utama.

Namun, di antara fase kualifikasi dan laga pembuka, para pemain menghadapi perubahan besar di tanah air mereka.

Sejumlah pemain bermain di Liga Premier Tepi Barat, yang aktivitasnya dihentikan sementara akibat perang dengan belum ada kepastian kapan dilanjutkan. Beberapa pemain juga memiliki keluarga di Gaza dan tidak bisa keluar.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua yang mendukung kami. Kami berhasil membuat mereka yang mengikuti kami tersenyum. Di dalam atau di luar Palestina" ujar kapten Palestina Musab Al-Battat setelah kemenangan.

"[Saya] tahu pertandingan ini menentukan, terutama mengingat keadaan Palestina saat ini," tambah pelatih Palestina asal Tunisia, Daboub.

Striker Oday Dabbagh yang bermain di Belgia mencetak dua gol untuk Palestina, sementara Zaid Qunbar, salah satu pemain yang bermain di Tepi Barat, mencetak gol lainnya.

Palestina kini menanti lawan mereka di babak 16 besar, meski sudah dipastikan lolos ke fase gugur.

Tergantung hasil di grup lain, mereka akan menghadapi Australia - yang pernah mengalahkan mereka di fase grup 2019 - atau negara tuan rumah Qatar.

Kemenangan Palestina di Asian Cup ini menunjukkan semangat juang yang luar biasa di tengah tantangan berat.

Mereka bukan hanya meraih prestasi di lapangan, tapi juga memberikan harapan dan hiburan bagi rakyat Palestina di masa-masa sulit. Mari kita tunggu kiprah selanjutnya dari timnas Palestina di fase gugur. (*)

++Artikel ini dioptimasi dari mirror.co.uk
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved