Human Interest Story
Mengenal Aisyah Salsabillah Al-Falaq, Sosok Mahasiswa Gorontalo Bergelimang Prestasi
Mengenal Aisyah Salsabillah Al-Falaq Inaku, sosok mahasiswa Gorontalo bergelimang prestasi.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aisyah-Salsabillah-Al-Falaq-Inaku.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Mengenal Aisyah Salsabillah Al-Falaq Inaku, sosok mahasiswa Gorontalo bergelimang prestasi.
Aisyah merupakan mahasiswa semester IV Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Alasan dirinya mengambil jurusan Ilmu Hukum karena ia bercita-cita jadi hakim Indonesia.
Aisyah diketahui sempat menyabet berbagai penghargaan individu.
Ia pernah meraih gelar Duta Bahasa Inteligensia 2022. Wanita berusia 19 tahun itu juga sempat juara 1 Pekan Tilawatil Quran (PTQ) 2022.
Aisyah menjadi utusan Koordinator Wilayah V di PTQ RRI tingkat nasional 2022.
Selain itu, dirinya juga pernah menyabet juara 1 pada kompetisi Profesi Jaksa Tingkat Nasional 2022.
Lalu dirinya juga meraih juara 1 dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat UNG 2023. Pun juara 1 syarhil quran tingkat Provinsi Gorontalo 2023.
Sekarang sebagai mahasiswi, ia berjanji akan tetap belajar lebih giat dan sungguh-sungguh.
Aisyah mempersiapkan diri mengikuti seleksi penerimaan hakim di masa mendatang.
Berbicara impian jadi hakim, Aisyah mendalami ilmu pengetahuan hingga memberanikan diri ikut ajang kompetensi debat hukum. Saat itu ia masih duduk di bangku kelas satu SMA.
Melalui debat itulah, Aisyah langsung tertarik ilmu hukum sebagai penyelesaian konflik di masyarakat.
"Dari situ, niat hati dan ketertarikan saya untuk mendalami ilmu ini juga semakin kuat," ujarnya.
Inilah alasan mengapa Aisyah mengambil Jurusan Ilmu Hukum di Universitas Negeri Gorontalo.
Baca juga: Sepatu Second Branded jadi Favorit Kawula Muda Gorontalo, Merek Jordan dan Dior Paling Laris
Menurutnya, Jurusan Ilmu Hukum benar-benar lebih mengembangkan cara berfikir. Ia juga tertarik melatih retorika dalam berargumentasi. Juga cara mengamati persoalan di lingkungan sekitar.