Berita Ekonomi
Kebijakan Gaji per Bulan Dianggap Menyengsarakan Juru Parkir Gorontalo
Juru Parkir di Kota Gorontalo kabarnya akan mendapatkan gaji setiap bulan.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Juru Parkir di Kota Gorontalo kabarnya akan mendapatkan gaji setiap bulan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Rahmanto Idji saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Kamis (18/1/2024).
"Mereka perda yang kami bahas ini insya Allah mereka ada gajinya setiap bulan," ungkapnya.
Namun nominal gaji juru parkir saat ini belum diputuskan. Menurut Rahamanto, hal itu masih melalui beberapa tahap pembahasan.
Tahun ini pihaknya akan berusaha menyosialisasikan kabar tersebut kepada seluruh juru parkir se-Kota Gorontalo.
"Dalam satu dua hari ini kami akan mengundang mereka untuk sosialisasi dan mendengarkan keluhan mereka," ujarnya.
Sebelumnya dikabarkan pemerintah bakal memberlakukan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Segala pembayaran parkir akan dialihkan pada pembayaran online.
Juru parkir yang bertugas di setiap kawasan parkir Kota Gorontalo tidak lagi menerima uang tunai. Karena mereka bakal menerima gaji setiap bulan.
"Untuk masyarakat yang tidak punya QRIS, tetap membayar manual. Tapi untuk uang tunai tersebut harus di serahkan ke badan keuangan," tuturnya.
Baca juga: Ari Doe Cerita Suka Duka jadi Juru Parkir di Gorontalo, Pernah Ganti Rugi Kendaraan Hilang
Respons juru parkir
Koordinator Parkiran Depan Citimall Gorontalo, Arman Doe mengaku tidak setuju menerima gaji per bulan. Mereka malah lebih suka terima uang tunai tiap hari.
Arman khawatir pendapatan para juru parkir akan menurun drastis.
"Berapa dulu gajinya? Sedangkan kami di sini ada 28 orang. Tidak mungkin semua akan digaji sama mereka," jelas Arman kepada TribunGorontalo.com, Kamis (18/1/2024).
Arman berharap Dinas Perhubungan Kota Gorontalo mendengar keluhan juru parkir.
Ia memandang kebijakan pemerintah itu justru menyengsarakan juru parkir.
"Kalau ada pertemuan kami akan sampaikan ini. Kasihan banyak dari rekan saya ini yang sudah punya anak istri," katanya.
Selain itu, setoran untuk parkir depan Citimall Gorontalo terbilang tinggi.
"Rp7,5 juta yang harus kami bayarkan setiap bulan untuk setoran," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Juru-parkir-direncanakan-bakal-menerima-gaji-dari-pemerintah.jpg)