Berita Kota Gorontalo
3 Tahun Terakhir Kualitas Udara Kota Gorontalo Sangat Baik, Sempat Turun Akibat Musim Kemarau 2023
Alat ini disebut mampu menangkap udara dengan radius jarak 3x3 kilometer (km³).
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Alat-pemantau-kondisi-udara-di-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Selama tiga tahun terakhir, kualitas udara Kota Gorontalo berkategori sangat baik, yakni berkisar di angka 92-94.
Namun sempat turun ke angka 81 atau kategori baik. Saat itu berlangsung musim kemarau pada 2023.
Kota Gorontalo diketahui mempunyai satu alat pemantau kondisi udara.
Alat ini disebut mampu menangkap udara dengan radius jarak 3x3 kilometer (km⊃3;).
Menurut Diah Noorshanti Moo, Kepala Bidang Pengkajian dan Penataan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo, alat pendeteksi udara ini telah dibangun sejak September 2020.
"Sudah tiga tahun lebih terpasang," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu, (17/1/2024).
Alat pendeteksi kondisi udara tersebut merupakan bantuan Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Kota Gorontalo pada tahun 2019 menempati peringkat pertama dalam program langit biru.
"Makanya Kota Gorontalo termasuk salah satu kota yang full dapat bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup," lanjutnya.
Alat pendeteksi udara itu terletak di kawasan Taman Kota Gorontalo. Beroperasi 1x24 jam, di mana setiap hari membaca kondisi udara melalui parameter-parameter sinyalnya.
Hasilnya akan langsung terbaca melalui perangkat tablet yang disediakan Kementerian di Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Gorontalo.
Hasil kualitas udara terbagi dalam empat kategori. Sangat baik berwarna hijau, baik berwarna biru, cukup berwarna merah, dan buruk berwarna hitam.
Shinta mengungkapkan bahwa sebenarnya Kota Gorontalo membutuhkan alat yang sama sekira 4-5 unit untuk bisa memantau secara keseluruhan kondisi udara.
"Alatnya cukup mahal, maintenancenya apalagi. Pemda tidak punya anggaran sebanyak itu," lanjutnya.