Pemkot Gorontalo
Pesan Marten Taha di Akhir Masa Jabatan Wali Kota Gorontalo, Bahas 3 Hal Penting Ini
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menyampaikan sejumlah amanahnya di akhir masa jabatannya.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Marten-Taha-paling-kanan-saat-mengikuti-Talk-Show-Tuntaskan-Amanah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Marten Taha menyampaikan pesan di akhir masa jabatan Wali Kota Gorontalo.
Sejumlah amanah itu disampaikan pada Talk Show Tuntaskan Amanah di Ikhtiar Akhir yang berlangsung di Balai Kota Bogor, Kamis (11/1/2024) pagi hari.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjadi host dan terdapat tiga narasumber lainnya, yakni Sekretaris Jendral Kemendagri RI Suhajar Diantoro, Bupati Tapanuli Barat Nikson Nababan, dan Wali Kota Gorontalo Marten Taha.
Dalam kesempatan itu, Marten berbicara tantangan utama dalam perubahan kepemimpinan, evaluasi kinerja Pemerintah Kota Gorontalo, tantangan keuangan, legacy dan reputasi, hingga pemeliharaan stabilitas sosial.
"Jadi tantangan utama kita tentunya bervariasi antar daerah, sesuai dengan konteks dan kondisi sosial, ekonomi, politik dan budaya," ungkap Marten di awal pembicaraannya.
Marten juga membahas kesiapan dokumen perencanaan yang menjadi tugas wali kota maupun bupati untuk diberikan ke kepala daerah selanjutnya.
Menurut Marten, dokumen perencanaan itu harus diselesaikan terlebih dahulu oleh kepala daerah yang menjabat sebelumnya.
Sebab, dokumen itu akan diberikan ke penjabat selanjutnya, dan pastinya penjabat tersebut akan menilai apakah perencanaan itu dapat diselesaikan atau tidak.
"RPJMD saya itu dari 2019 - 2024, kalau saya berhenti di 31 Desember kemarin, maka RPJMD saya ini tidak selesai," jelasnya.
Karenanya, Marten menegaskan akan menyelesaikan seluruh RPJMD Kota Gorontalo sebelum 24 Maret 2024 mendatang.
Ia juga menyebut beberapa RPJMD yang perlu dituntaskan seperti masalah infrastruktur, pengolahan keuangan, program di bidang pendidikan dan kesehatan, juga tiga hal penting yang menjadi prioritas Presiden RI.
Tiga hal penting yang dimaksud adalah stunting, inflasi, dan penuntasan kemiskinan ekstrem.
"Yang saya mau bahwa ini menjadi legacy saya, baik itu yang bersifat tertutup dan lain sebagainya," ucap Marten.
Marten mengaku senang telah diberikan waktu dengan masa jabatannya yang berakhir pada 2 Juni 2024 mendatang.
Sisa waktu kurang lebih empat bulan ini, Marten optimisi menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya dalam memimpin Kota Gorontalo.
"Sehingga tidak ada hal yang negatif yang dipersoalkan oleh masyarakat, bahwa saya tidak meninggalkan legacy yang tidak baik," pungkasnya.