Senin, 9 Maret 2026

Menuju Pilpres 2024

Sekjen PDIP Pertanyakan Prestasi Prabowo sebagai Menhan, Ganjar Disebut Lebih Paham Geopolitik

Jelang debat capres 2024, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membandingkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sekjen PDIP Pertanyakan Prestasi Prabowo sebagai Menhan, Ganjar Disebut Lebih Paham Geopolitik
Kolase Foto TribunJakarta/Tribunnews/Setjen Kemenhan
Kolase Foto Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Menhan Prabowo Subianto. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Jelang debat capres 2024, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membandingkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Hasto menyebutGanjar Pranowo paham aspek-aspek geopolitik.

Ia pun mempertanyakan prestasi Prabowo selama ia menjabat sebagai Menhan.

"Kalau kita lihat dari Pak Prabowo sebagai Menhan apa prestasi beliau?", ujar Hasto di kawasan Istora Senayan, Jakarta, seperti dilansir Tribunnews.com, Minggu (7/1/2024).

Hasto lantas menyinggung banyaknya pengungsi dari luar negeri yang datang ke Indonesia.

Menurutnya hal itu disebabkan pemerintah tidak mampu melakukan diplomasi dengan baik.

"Kami sering mendapatkan keluhan secara diam-diam dari jajaran, ada Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) yang seringkali Pak Prabowo sikapnya berbeda secara resmi dari Kemenlu," jelasnya.

Sehingga menurut Hasto, untuk menindaklanjuti perkara seperti yang ia contohkan itu diperlukan pemimpin yang memang dalat membangun kekuatan kolektif dan punya kesadaran geopolitik.

"Pak Ganjar ini lahir dari sekolah partai, sehingga sangat memahami aspek-aspek geopolitik. Untuk membangun kekuatan pertahanan tidak perlu membentuk PT Teknologi militer yang di isi oleh sahabat-sahabat Pak Prabowo," jelasnya.

"Itu yang bisa dilakukan oleh Pak Ganjar, diferensiasinya sangat jelas, yang satu membangun kekuatan nasional kita atas dasar kepentingan kita, yang satu atas dasar jangka pendek," pungkas Hasto.

Sebagai informasi debat peserta Pilpres 2024 ketiga yang berlangsung malam ini di Istora Senayan, Jakarta, bakal mengusung tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.

Komisi Pemilihan Umu (KPU) RI menegaskan tidak ada yang berbeda dalam debat ketiga kali ini kecuali lokasi.

Seperti diketahui, dua lokasi debat sebelumnya pun berbeda: debat perdana berlangsung di Kantor KPU RI dan debat kedua di Jakarta Convention Center (JCC).

Durasi debat juga tetap sama, yakni 150 menit yang dibagi menjadi 120 menit on air dan 30 menit jeda iklan.

Debat juga tetap bakal memiliki enam segmen seperti dua debat sebelumnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved