Berita Ekonomi
Fresh Graduate di Gorontalo Curhat Susahnya Cari Kerja karena Minim Pengalaman
Sejumlah fresh graduate (lulusan baru) menyadari susahnya mencari kerja di Gorontalo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Vita-Lestari-Arsyad-dan-Moh-Imam-Khalyd-Maudi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah fresh graduate (lulusan baru) menyadari susahnya mencari kerja di Gorontalo.
Seperti halnya Moh Imam Khalyd Maudi. Alumnus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Jurusan Ilmu Komunikasi itu ingin cepat diterima kerja di perusahaan.
Padahal, ia ingin meningkatkan kemampuan.
"Tergantung pekerjaan, apa yang kita targetkan dan skill yang kita punya," kata Imam kepada TribunGorontalo.com, Kamis (5/1/2024).
"Kalau misalnya pengen masuk ke dunia coorporate, tentunya harus punya skill dan jam kerja yang mumpuni," lanjutnya.
Namun, menurutnya di era sekarang para fresh graduate jarang tertarik di dunia corporate di mana segalanya diatur dan harus menaati peraturan perusahaan.
Fresh graduate saat ini, kata Imam, lebih memilih untuk bekerja sebagai tenaga freelance yang tidak mengatur pekerja harus ada di kantor dengan jam kerja yang cukup panjang.
Mereka harus lebih membuka diri dan mengembangkan diri untuk mengembangkan skill yang dimilikinya.
Pendapat serupa dilontarkan Vita Lestari Arsyad. Ia mengungkapkan sulitnya fresh graduate mendapatkan pekerjaan di Gorontalo.
"Sulit sekali," ujarnya.
Menurut Vita, fresh graduate akan menjadi sebuah pertimbangan yang cukup besar bagi sebuah perusahaan.
Fresh graduate memiliki latar pendidikan yang tinggi sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan, namun, pekerja yang sudah memiliki pengalaman kerja yang mampu menarik perhatian HRD.
"Fresh graduate itu akan menjadi pertimbangan besar bagi sebuah perusahaan untuk menerima dibandingkan dengan orang yang sudah mempunyai pengalaman," lanjutnya.
Dari angka 1-10, Imam dan juga Vita memberikan nilai 6/10 dan 9/10 untuk kriteria seberapa sulit fresh graduate di Gorontalo untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.
Baca juga: Indogrosir Perdana di Gorontalo Rampung Akhir 2024, Ini Lokasinya
Beragam pendapat di atas selaras dengan pandangan Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.
Mereka menilai para pencari kerja di Provinsi Gorontalo terlalu memilih pekerjaan.
Mastina Djakani, Kepala Seksi Pelatihan Vokasi dan Produktivitas dari Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, mengatakan lowongan pekerjaan di Gorontalo sebenarnya banyak tersedia.
"Mereka suka itu di perusahaan yang besar, sedangkan seperti UMKM mereka tidak mau," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (4/1/2024).
Selain perusahaan yang besar, masyarakat Gorontalo khususnya para fresh graduate lebih menyukai pekerjaan ditempat yang terfasilitasi dengan baik.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.