Viral Media Sosial
Viral! Detik-detik Pembongkaran di Wisata Pantai Botutonuo Gorontalo, Ada Warga Kena Lemparan Batu
Baru-baru ini facebook Gorontalo sedang ramai membicarakan mengenai wisata Pantai Botutonuo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Proses-pembongkaran-gazebo-di-Pantai-Botutunuo-Gorontalo-viral-di-facebook.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Baru-baru ini viral di facebook pembongkaran gazebo di wisata Pantai Botutonuo.
Aksi itu dibagikan pengguna akun facebook Nurfadila Wartabone Mey melalui live streaming, Kamis (4/1/2024).
Dalam video berdurasi 38 menit itu diawali satpol-PP dan sejumlah petugas kepolisian mendatangi tempat wisata Botutonuo. Mereka sedang bercerita dengan salah seorang warga di sana.
"Ini di Botutonuo, dia bongkar semua petak-petak semua di Lorong Lima," ujar Nurfadila dalam video tersebut.
Warga setempat mengerumuni satpol PP dan anggota kepolisian tersebut.
Ada pula beberapa warga yang berusaba menghalangi pembongkaran tersebut dengan dalih tanah itu milik mereka.
Terjadi adu mulut antara pemilik lahan dengan warga.
"Jangan bongkar, jangan bongkar. Tanah negara ini," teriak salah satu warga di dalam video tersebut.
"Woy woy jangan bongkar uti jangan bongkar," teriak warga lainnya.
Di menit ke 4:21 terlihat bahwa proses pembongkaran mulai dilakukan. Proses pembongkaran tersebut juga masih dipadati warga.
Beberapa warga juga menghalangi proses pembongkaran tersebut, namun satpol PP tetap membongkar gazebo tersebut.
Terdengar pula isak tangis dari warga sepanjang pembongkaran tersebut.
Baca juga: Profil AKBP Winarno, Kapolres Pohuwato yang Baru Pengganti AKBP Joko Sulistiono
Nurfadila menjelaskan bahwa pembongkaran tersebut berdasarkan permintaan pemilik lahan yang sah.
"Ini atas permintaan yang punya lahan," ucapnya.
Terlihat warga kocar kacir menghindari lemparan batu.
"Ya Allah jangan buang batu," ujar Nurfadila sambil berlari menjauhi area pembongkaran tersebut.
Dari aksi lempar batu tersebut, menyebabkan satu warga menjadi korban.
"Sudah ada korban kasiang, ibu-ibu pecah kepala," ujar nurfadila.
Di akhir video, Nurfadila mengatakan tempat wisata untuk keluarga sudah digusur dan tidak ada lagi.
Hingga saat ini video tersebut telah disukai oleh 1046 pengguna facebook dengan 32 komentar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.