Senin, 16 Maret 2026

Polisi Gorontalo

6 Kasus Terbesar Ditangani Polresta Gorontalo Kota Sepanjang 2023, Penculikan Anak Paling Viral

Sepanjang tahun 2023, Polresta Gorontalo Kota mencatatkan enam kasus yang paling terbesar atau menonjol di wilayah Kota Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 6 Kasus Terbesar Ditangani Polresta Gorontalo Kota Sepanjang 2023, Penculikan Anak Paling Viral
TribunGorontalo.com/Ist
Ilustrasi kasus di Kota Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sepanjang tahun 2023, Polresta Gorontalo Kota mencatatkan enam kasus yang paling terbesar atau menonjol di wilayah hukum Kota Gorontalo.

Dari enam kasus itu, penculikan anak yang dinyatakan paling terbesar dan viral.

Bagaimana tidak, kasus penculikan anak yang yang terjadi di bagian tengah Kota Gorontalo itu viral sampai nasional.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana dalam press release yang digelar di Mapolresta, Sabtu (30/12/2023) sore hari.

Kata Ade, dari enam kasus yang terbesar itu, penculikan anak yang paling mendominasi hingga viral di nasional.

Namun begitu, pada kasus tersebut, pihaknya hanya membutuhkan waktu 1x24 jam, pelaku penculikan itu sudah terungkap.

"Alhamdulillah pada kasus ini, 1x24 jam sudah terungkap. Kalau pelakunya tertangkap itu esok harinya yaitu di Kota Bekasi," jelas Ade.

Adapun enam kasus terbesar sepanjang 2023 yang ditangani Polresta Gorontalo Kota meliputi:

- Kasus penculikan anak yang terjadi di Kota Tengah, Provinsi Gorontalo

Sebelumnya, dikabarkan anak hilang sejak Kamis 4 Mei 2023 siang. Bocah 7 tahun diketahui keluarga bermain di depan rumah.

Polisi bergerak bersama viralnya kabar tersebut. Ketika diketahui dibawa tantenya ke Jakarta, polisi segera melakukan konferensi pers.

Keluarga baru tahu jika anaknya bernama Naveea Azkadina Thalitha Bandha ke Jakarta oleh tantenya pada 5 Mei 2023, atau sehari setelah hilang.

Jumat malam, ibunda anak melakukan konferensi pers bersama Polisi. Sekaligus, melakukan panggilan video dengan anak itu.

Polisi menerbangkan Naveea Azkadina Thalitha Bandha bersama tantenya kembali ke Gorontalo pada Sabtu pagi sekira pukul 07.00 Wita.

- Penganiayaan di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo

Dalam kasus ini, banyaknya orang yang menjadi korban luka-luka, dan aparat kepolisian menetapkan 11 orang tersangka.

- Sabung ayam di Kelurahan Tenda

Pada kasus ini sejumlah barang bukti serta para pemain dan penonton, digiring polisi ke Mapolresta Gorontalo Kota.

Jumlahnya mencapai 41 orang, terdiri dari 28 orang terduga dan 13 berstatus saksi.

- Tindak Pidana Perdagangan Orang

Pengungkapan kasus ini atas laporan masyarakat yang tinggal di Perumahan Rasaindo, Kelurahan Buladu, Kota Gorontalo, Minggu (8/10/2023).

Berada di dalam rumah tersebut, ada mucikari dan sejumlah wanita yang diperdagangkan melalui aplikasi Michat.

Adapun para terduga yang diamankan yakni 5 remaja usia di bawah 20 tahun, dan 2 perempuan usia di atas 20 tahun.

- Mobil tabrak wanita paruh baya hingga meninggal dunia

Kasus ini dilakukan oleh seorang remaja yang dipengaruhi minuman beralkohol.

Tersangka menabrak korban di Jalan Madura, Kelurahan Liluwo, Kota Tengah, Gorontalo. Korban pun dinyatakan meninggal dunia.

- Penganiayaan anak tiri

Kasus ini yang menjadi korban merupakan seorang anak yang masih duduk di bangku TK.

Dengan teganya ibu tiri tersebut memukuli korban dengan batang sapu yang telah berkarat hingga korban mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Kini, ibu tiri tersebut telah mendekam di Mapolresta Gorontalo Kota, dan kasus ini menjadi perkara yang terakhir di sepanjang tahun 2023.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved