Viral Nasional
Terungkap Zat Campuran Miras di Bar Hotel Surabaya yang Menewaskan 3 Personel Band
Polisi akhirnya mengungkap zat campuran minuman keras (miras) yang ditenggak personel band seusai manggung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/mitra-oghie.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Polisi mengungkap zat campuran minuman keras (miras) yang ditenggak personel band seusai manggung di Surabaya.
Tiga orang di antaranya tewas sedangkan vokalis band masih dirawat intensif.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, terdapat dua jenis campuran minuman yang ditenggak sembilan orang di bar Hotel Surabaya tersebut.
Pertama Bacardi dicampur jus diamond rasa crenberry. Kemudian Vodka dan dicampur jus diamond rasa crenberry.
Kandungan alkohol dalam masing-masing campuran itu sebesar 40 persen.
Sejauh ini polisi sudah menginterogasi lima orang yakni bartender teman korban, dan pihak hotel, tapi tidak banyak informasi yang didapat.
Sementara itu sisa-sisa minuman tengah dilakukan uji laboratorium forensik.
Selain itu, polisi juga telah melakukan autopsi terhadap korban William untuk melihat zat apa saja yang masuk kepada para korban.
Hasil tersebut diperkirakan keluar satu minggu ke depan. Meski demikian, polisi saat itu berharap jenazah korban Indro Purnomo juga bisa dilakukan autopsi, namun pihak keluarga menolak.
Fatmawati, istri Indro Purnomo menyimpulkan insiden ini sudah menjadi bagian takdir.
"Saya sudah jelas penyebab suami saya meninggal ya karena di tubuhnya ada zat yang membahayakan (alkohol). Saya kasihan kalau jenazah suami saya dibuka-dibuka tapi ternyata tidak ada tindak lanjut apa-apa dari polisi," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika band dengan sembilan personel dan kru tersebut, bermain di salah satu bar hotel.
Mereka bermain musik mulai pukul 20.00 WIB sampai 24.00 WIB.
"Band ini ada sembilan personel, termasuk sound engineering dan juga ada asisten semuanya ikut minum (miras)," kata Hendro, di kamar jenazah RSUD dr. Soetomo Surabaya, Selasa (26/12/2023).
Pada Jumat (22/12/2023) malam, setelah pertunjukan, pemain saxophone berinisial RG, mengalami mabuk berat usai menenggak miras di tempat itu.