Berita Provinsi Gorontalo
Diskumperindag Provinsi Gorontalo Gelar 56 Kali Pasar Murah Sepanjang 2023
Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo mencatat 56 kali menggelar pasar murah di Provinsi Gorontalo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo mencatat 56 kali menggelar pasar murah di Provinsi Gorontalo.
56 kali tersebut dilakukan di seluruh kabupaten kota hingga kecamatan dan desa, Provinsi Gorontalo.
Kepala Bidang Perdagangan Diskumperindag Provinsi Gorontalo Iwan Sondakh mengatakan pasar murah yang paling banyak dilakukan pada Oktober hingga Desember 2023. Sebab inflasi di Provinsi Gorontalo yang tiba-tiba naik.
"Di Januari sampai September itu inflasi masih aman, tiba-tiba kita kaget Oktober sudah naik makanya langsung kita intervensi pasar," ujarnya kepada TribunGorontalo.com. Kamis, (28/12/2023).
Anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui dana APBD sebesar Rp 12 miliar dan yang direalisasikan Rp 9 miliar.
"Sisanya itu kita buat lagi Januari hingga Februari tahun depan," lanjutnya.
Katanya, paling banyak paket yang dilucurkan pada Desember. Pasar Murah digelar sebanyak lima kali di Pasar Sentral Kota Gorontalo pada Kamis (21/12/2023) hingga Jumat, (22/12/2023)
Pasar murah dilaksanakan di Lapangan Wali Kota Gorontalo pada Sabtu, (23/12/2023). Lalu digelar lagi di Pasar Sentral Kota Gorontalo pada Senin (25/12/2023) hingga Selasa (26/12/2023).
Katanya, total kupon yang dibagikan kepada masyarakat penerima sekitar 2.500. Sebanyak 2.000 kupon dibagikan di Pasar Sentral selama empat hari dan 500 kupon dibagikan di Halaman Kantor Wali Kota Gorontalo.
Diskumperindag lebih memfokuskan kepada empat komoditi utama yakni cabai rawit, bawang merah, bawang putih dan tomat selama Oktober-Desember
Namun, Desember hanya dua komoditasyakni cabai rawit dan tomat. Padahal ada enam hingga tujuh komoditas yang ditawarkan kepada masyarakat pada Januari-September
"Kita fokuskan untuk bahan-bahan yang memang menjadi sumber keresahan masyarakat pada saat ini," lanjutnya.
Tujuan utama digelar pasar murah tersebut adalah untuk mengintervensi harga pangan yang semakin melonjak akibat dari musim panas kemarin.
Selain itu, diskumperindag juga selalu turun ke pasar-pasar yang ada di Provinsi Gorontalo guna mengecek harga pangan apakah ada kenaikan atau penurunan. "Selalu kita cek itu," ucapnya.
Seluruh pasar yang ada di Kota Gorontalo menjadi lokasi utama pengecekan yakni Pasar Sentral, Pasar Liluwo, Pasar Moodu (Senin), Pasar Kampung Bugis (Kamis), Pasar Andalas (Rabu-Sabtu) dan Pasar Tumbihe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Iwan-Sondakh-6666.jpg)