Viral Nasional
Mahasiswi Kedokteran Tewas Tragis Usai Dicekoki Cairan Metanol, Pelakunya Teman Dekat Sejak SD
Winda, yang akrab disapa Windah, diketahui meninggal setelah menenggak minuman yang mengandung metanol.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM - Winda Christina Djayanti Pakpahan, mahasiswi kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta, meninggal dunia pada 17 Agustus 2023 lalu.
Kematiannya yang tragis menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan teman-teman.
Winda, yang akrab disapa Windah, diketahui meninggal setelah menenggak minuman yang mengandung metanol.
Minuman tersebut diberikan oleh seorang pria berinisial R, yang merupakan teman dekat Windah sejak SD.
Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) telah menetapkan R sebagai tersangka pembunuhan terhadap Windah.
Menurut keterangan polisi, R dan Windah bertemu pada malam kejadian.
Saat itu, R menawarkan minuman kepada Windah. Tanpa curiga, Windah pun menenggak minuman tersebut.
Tak lama setelah itu, Windah mulai merasakan sakit kepala dan mual. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Keluarga Windah sangat terpukul atas kematian putrinya.
Mereka tak menyangka bahwa R, yang selama ini dikenal sebagai teman baik Windah, tega membunuhnya.
"Kami tidak terima putri kami dibunuh dengan cara yang sangat kejam," kata ayah Windah, Erwin Open Pakpahan.
Windah merupakan sosok yang ramah dan mudah bergaul. Ia juga dikenal sebagai sosok yang berprestasi dan memiliki cita-cita untuk menjadi dokter.
Sososk Windah di Mata Keluarga
Winda dikenal sebagai mahasiswi kedokteran yang humble atau mudah bergaul dan dikenal perempuan berjiwa pemimpin.
"Temannya banyak, kalau di antara teman-temannya putri Saya seperti pemimpin mereka walaupun perempuan," ungkap Ayah kandung Winda, Erwin Open Pakpahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sri-Dali-Ibu-kandung-Winda-Mahasiswi-Kedokteran-korban-pembunuhan.jpg)