Berita Viral
Viral Video Truk Muat Ratusan Anjing, Dibawa ke Lokasi Ini
Tampak ratusan ekor anjing dimuat dalam satu truk bak terbukaberwarna putih dan direkam dalam perjalanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Viral-Video-Truk-Muat-Ratusan-Anjing-fff.jpg)
Pakai Pelat Bodong
Pendiri Animal Hope Shelter, Christian Joshua Pale mengungkapkan sosok sopir truk tersebut bernama Bayu.
Melalui unggahan Instagramnya, Christian telah melaporkan Bayu ke Polsek Gemolong Sragen karena diduga telah membawa ratusan anjing untuk ke pemotongan hewan.
Menurut Chrishtian, dugaan kuat Bayu ini adalah salah satu sindikat dan pemasok anjing terbesar untuk dikonsumsi daerah Jawa Tengah.
"Kami sudah tiba di Polsek Gemolong Sragen untuk melaporkan Bayu selaku pemilik mobil truk pengangkut ratusan anabul dari Jawa Barat utk dibawa ke Jawa Tengah.
Dugaan kuat Bayu ini salah satu sindikat dan pemasok anjing terbesar utk dikonsumsi daerah Jawa Tengah," tulis keterangan akun @Animals_hopeshelterindonesia, Senin, (25/12/2023).
Dalam unggahan itu, Chrishtian menguraikan kronologi dugaan ratusan anjing yang dibawa sopir truk menuju rumah pemotongan hewan.
Menurutnya, pelapor melihat dari dalam bus yang ditumpangi sebuah mobil truk mengangkut sekitar 100 anjing yang dibawa dari Cirebon dalam keadaan mulut terikat dan kaki terikat.
Dia menduga, anjing ini dibawa ke rumah potong masakan khas anjing di Semarang, Jawa Tengah.
Adapun, temuan itu berawal dari laporan seorang warga pada Sabtu (23/12/2023) pukul 16.45 WIB.
Mengetahui laporan tersebut, Christian langsung berangkat menggunakan mobil sewaan menuju Tol Cikopo-Palimanan untuk mengejar truk tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran ternya taruk tersebut ternyata menggunakan pelat nomor kendaraan palsu.
Sayangnya ia kehilangan jejak dengan truk tersebut.
"Saya sudah di Semarang melakukan pengejaran. Kami kehilangan jejak tapi mendapatkan alamat pengepulnya," ujar Christian kepada Kompas.com, Minggu (24/12/2023).
Sementara, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Polrestabes Semarang dan Jasa Marga selaku pengelola jalan tol yang dilalui truk.