IMIP Morowali
Mengenal PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel di IMIP Morowali, 59 Korban Smelter Meledak
PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kawasan Industri Morowali adalah salau satu tenan yang beroperasi di Kawasan Industri Indonesia Morow
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/tungku-Smelter-PT-Indonesia-Tsingshan-Stainless-Steel-666.jpg)
Perihal akan dibentuk atau tidaknya Tim Pencari Fakta akan insiden ini, Dedy menyerahkan hal itu kepada pemerintah.
"Soal tim pencari fakta kami serahkan ke pemerintah. Saat ini tim kami bersama pemerintah dan kepolisian sedang lakukan investigasi mendalam terkait hal ini," ujarnya.
PT IMIP akan menanggung seluruh biaya perawatan bagi korban dan memenuhi hak dan kewajiban para korban.
"Pihak manajemen PT IMIP sendiri masih berkoordinasi untuk penanganan krisis seluruh aspek, antara lain mencakup penyiagaan keamanan dan keselamatan karyawan, klinik medis, sekuriti, dan penyediaan informasi kepada publik," papar Dedy.
"Saat ini, beberapa korban yang berhasil diidentifikasi, dan atas permintaan pihak keluarga korban, jenazah mereka hari ini telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing," pungkasnya.
Terbesar Dalam Sejarah
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, buka suara soal ledakan hebat di smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Ia mengatakan ledakan ini merupakan terbesar dalam sejarah pengoperasian smelter milik perusahaan China di Indonesia.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan pemerintah perlu sungguh-sungguh dalam menindaklanjuti kasus ini.
Lebih lanjut, pemerintah juga diminta bertanggung-jawab untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Kita perlu tahu apa penyebab dari ledakan smelter tersebut, apakah karena faktor lemahnya keandalan pabrik, murni faktor kelalaian manusia, atau ada sebab-sebab lain," kata Mulyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Senin (25/12/2023).
Mulyanto menyebut peristiwa ini harus menjadi pelajaran berharga.
Oleh karena itu, harus benar-benar dipahami dan menjadi momentum untuk mengevaluasi semua kesepakatan kerjasama dengan perusahaan China.
Pemerintah diminta mencari akar-masalahnya, sehingga dapat dicegah kejadian seperti ini berulang di masa depan.
Perihal korban dan para keluarganya, Mulyanto meminta PT ITTS wajib bertanggung-jawab dalam pengobatan, perawatan, pemakaman, dan pemberian santunan.