Adu Mulut Nelson dan Hendra
Viral Video Adu Mulut Bupati Gorontalo dan Wabup Hendra Hemeto, Ini Kata Pengamat Politik
Peristiwa terjadinya cekcok adu mulut antara Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan wakilnya Hendra Hemeto membuat pertanyaan besar bagi warga Gorontal
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hendra-Yasin-Pengamat-Politik-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Peristiwa terjadinya cekcok adu mulut antara Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Hendra Hemeto inidikasi tidak harmonisnya hubungan kedua pimpinan Gorontalo tersebut
Pengamat Politik dari IAIN Gorontalo, Hendra Yasin mengatakan bahwa peristiwa kurang baik, yang dilakukan dua pimpinan Kabupaten Gorontalo itu menunjukkan ketidakkeharmonisan.
"Kejadian ini menegaskan, bahwa benar hubungan bupati dan wakil bupati tidak baik. Angin yang senantiasa berhembus selama ini menguat," ujar Hendra Yasin melalui pesan singkat Whatsapp, Jumat (15/12/2023) sore hari.
Ia juga sangat menyayangkan kejadian tersebut. Semestinya, dalam memegang kekuasaan di suatu wilayah, perihal itu tidak semestinya terjadi.
Sehingga, kejadian Hendra Hemeto memotong alurnya pelantikan beberapa pejabat pemerintahan Kabupaten Gorontalo itu, menunjukkan kurangnya komunikasi antara bupati bersama wakilnya.
Lulusan Ilmu Pemerintahan Sarjana dan Pascasarjana Universitas Gajah Mada (UGM) itu menilai, dalam tata kelola pemerintahan fenomena tersebut seharusnya tidak terjadi.
Sebab mengganggu ritme pemerintahan dan sekaligus menjadikan wakil yang dibiayai oleh negara tidak berperan.
Kendati kehadiran wakil bupati seharusnya dapat memberikan kemanfaatan dalam membantu bupati menjalankan roda pemerintahan.
"Kondisi ini menunjukkan adanya problem soal manajemen kewenangan," tegas Hendra Yasin dalam tulisan singkatnya.
Direktur Curva Survei Indonesia (CSI) itu juga memandang, bahwa hadirnya Hendra Hemeto sebagai wakil bupati bisa membantu menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Terutama menuntut program visi misi yang disusun saat kampanye oleh kedua pimpinan tersebut.
Tentu kejadian tak elok yang dilakukan kedua pimpinan tersebut dapat merugikan rakyat.
Bagaimana tidak, pelayan rakyat seharusnya memperlihatkan keharmonisan, sehingga tanpa menjadi alasan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Apalagi para pemimpin daerah itu kan dibiayai oleh rakyat," pungkasnya.
Diberitakan, Bupati Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto, terlibat adu mulut saat pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kamis (14/12/2023).