DPRD Provinsi Gorontalo
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Hamid Kuna Apresiasi Sosialisasi Salam Pancasila
Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Gorontalo Hamid Kuna, turut mengapresiasi terkait sosialisasi pembinaan Ideologi yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pa
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-IV-DPRD-Provinsi-Gorontalo-Hamid-Kuna-8888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Gorontalo Hamid Kuna, turut mengapresiasi terkait sosialisasi pembinaan Ideologi yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang digelar di Aula lantai 4 Gedung Rektorat Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo.
Sosialisasi tersebut mengusung tema : Menyongsong Pemilu Damai, Demokratis, dan Berintegritas Berdasarkan Pancasila
Kegiatan tersebut lebih kepada menitikberatkan kepada permasalahan masyarakat Indonesia yang masih awam mengenai salam pancasila.
Menurutnya, hingga saat ini banyak masyarakat Indonesia yang salah dalam mengartikan salam pancasila itu sendiri. Padahal jika dilihat salam pancasila merupakan salam yang digunakan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Bisa lihat tadi ternyata dengan kurangnya sosialisasi mengakibatkan orang bertanya-tanya tentang salam pancasila itu seperti apa. Kalau salam islam itu Assalamualaikum kalau salam pancasila ini untuk kita semua NKRI," ujarnya setelah menghadiri kegiatan tersebut.
Hamid beranggapan bahwa kurangnya sosialisasi salam pancasila yang dilaksanakan oleh BPIP kepada masyarakat Indonesia akan berakibat kepada masyarakat itu sendiri.
"Kan kemarin sudah perpolemik tentang salam pancasila ternyata hari ini baru jelas bahwa benar-benar salam pancasila ini untuk kita semua NKRI," lanjutnya.
Disisi lain, dengan hadirnya Kepala BPIP, Yudian Wahyudi dalam kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi dengan tema “Menyongsong Pemilu Damai, Demokratis, dan Berintegritas Berdasarkan Pancasila ini menurut Hamid Kuna, hal tersebut yang membuat masyarakat menunggu untuk kejelasan salam pancasila.
"Jangan sampai kita salah paham tentang salam pancasila," lanjutnya.
Hamid berharap, dari adanya sosialisasi yanh diadakan oleh BPIP ini dapat membuat masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Gorontalo dapat lebih mengetahui secara jelas dan detail terkait salam pancasila iji.
"Yang kami butuhkan adalah mendengar sosialisasi itu," tutupnya.(ADV)
BalasTeruskan