Polisi Aniaya Mahasiswa
Seorang Polisi Diduga Aniaya Mahasiswa Gorontalo
Mahasiswa yang dipukul tersebut bernama Zulfikar Baadi. Menurut Ketua Umum (Ketum) Komunitas Pelajar Mahasiswa Mananggu (KPMM), Riki Matili insiden pe
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seorang polisi diduga melakukan intimidasi dan pemukulan terhadap mahasiswa di sekretariat Komunitas Pelajar Mahasiswa Mananggu (KPMM), Minggu (10/12/2023).
Mahasiswa yang dipukul tersebut bernama Zulfikar Baadi. Menurut Ketua Umum (Ketum) KPMM, Riki Matili, insiden pemukulan ini terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 06: 30 Wita.
Pada saat itu, Riki Matili, dan beberapa kader KPMM dikagetkan dengan kedatangan oknum tersebut.
Anggota Polisi berinisial VL itu datang dengan marah-marah. Alasannya menurut Riki tidak jelas dan tidak berdasar.
Baca juga: Polisi Terduga Penganiaya Mahasiswa Gorontalo Terancam tak Naik Pangkat
Baca juga: 41 Siswa SMA Gorontalo Terciduk Main Biliar saat Jam Pelajaran, ada Satu Siswa Putri
VL menyebut dan bertanya tentang keberadaan seseorang yang terlibat masalah dengan adik kandungnya.
Padahal masalah yang melibatkan adiknya itu, sama sekali tidak diketahui oleh Riki dan sejumlah kader KPMM. Masalah itu tidak ada hubungannya dengan KPMM
Dengan nada keras dan emosi, dia terus mengintimidasi, mencecari mahasiswa atas masalah tersebut.
Walaupun Riki sudah menjawab dan memberi penjelasan bahwa tidak mengetahui sama sekali masalah tersebut.
Parahnya, VL berani melakukan tindakan fisik. Ia mendorong kepala Riki dengan tanganya sembari berkata, “ [Kenapa? kamu mau melawan?] Kiyapa, mo ba lawan ngana?".
VL berulang kali memaksa mahasiswa ini mengaku telah mengeroyok adiknya. Padahal, para mahasiswa ini pun tak tahu dengan persoalan itu.
Baca juga: Viral di FB Gorontalo, Seorang Pelatih Taekwondo cum ASN Aniaya Anak Remaja
Masalah tersebut berujung pada pemukulan seorang mahasiswa yang jadi anggota KPMM.
“Kami segenap keluarga besar KPMM mengecam dan mengutuk keras atas perilaku oknum polisi tersebut. Kejadian ini, sungguh sangat melukai hati kami,” kata Riki Matili kepada TribunGorontalo.com, Selasa (12/12/2023).
Peristiwa ini telah dilaporkan kepada pihak Polresta Gorontalo Kota. Saat ini, redaksi sementara meminta tanggapan Kapolresta Gorontalo Kota, Kombespol Ade Permana terkait masalah ini.
Cerita Mahasiswa, Korban Dianiaya Polisi di Gorontalo, Pelaku Teriak-teriak dan Menampar
Menurut Ketua Komunitas Pelajar Mahasiswa Mananggu (KPMM) Riki Matali (22) yang juga sebagai korban, bahwa kejadian ini berlangsung pada Minggu (10/12/2023) sekitar pukul 06.30 Wita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-polisi.jpg)