Pemkot Gorontalo
Wali Kota Marten Taha Apresiasi Pembangunan Kesehatan Provinsi Gorontalo:
Pemerintah Kota Gorontalo mengapresiasi pembangunan kesehatan di wilayah Provinsi Gorontalo
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Hadiri-peringatan-hari-kesehatan-nasional-ke-59-666.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemerintah Kota Gorontalo mengapresiasi pembangunan kesehatan di wilayah Provinsi Gorontalo
Hal itu diungkapkan Marten Taha, Wali Kota Gorontalo saat menyampaikan sambutannya pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 pada Minggu (10/9/2023).
"Provinsi Gorontalo tahun 2023 mengalami dinamika pembangunan kesehatan yang harus kita berikan apresiasi," ujarnya dalam sambutan.
Apresiasi tersebut diberikan oleh Wali Kota Gorontalo disebabkan oleh beberapa indikator yang menurut Marten meningkat sehingga patut untuk di apresiasi.
Pertama indikator soal angka kematian ibu dan anak yang semakin menurun jika dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Angka kematian bayi di Provinsi Gorontalo paling tinggi sebesar 34,52 per 1.000 kelahiran hidup pada Long Form SP2020 berada di Kabupaten Pohuwato, sedangkan paling rendah berada di Kota Gorontalo 21,88 per 1.000 kelahiran hidup pada Long Form SP2020.
Sehingganya angka usia harapan hidup di Kota Gorontalo pun tertinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain yang ada di Provinsi Gorontalo.
"Ini harus kita apresiasi karena merupakan prestasi yang paling menonjol di Kota Gorontalo," lanjutnya.
Prestasi Kota Gorontalo yang paling menonjol lainnya adalah standar pelayanan fasilitas kesehatan baik di rumah sakit, puskesmas maupun klinik beroleh predikat paripurna atau bintang lima pada saat survei akreditasi.
Marten berharap agar prestasi ini tetap terus dipertahankan dan juga dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.
"Jangan cuma sampai di sini, mari kita jaga kita kembangkan agar Kota Gorontalo lebih baik lagi," tutupnya(*)