Jumat, 27 Maret 2026

Pilpres 2024

Siap Pindah ke Kaltim, Ganjar Tunjukkan Kesungguhan Lanjutkan IKN: Ini Cerita Masa Depan Indonesia

Kesungguhan Ganjar dalam proyek IKN ditunjukkan dengan mengunjungi IKN saat berkampanye di Kaltim. Ia menjadi capres pertama yang berkunjung ke IKN.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Siap Pindah ke Kaltim, Ganjar Tunjukkan Kesungguhan Lanjutkan IKN: Ini Cerita Masa Depan Indonesia
Istimewa
Ganjar Pranowo saat menyambangi IKN di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (7/12/23). Kesungguhan Ganjar dalam proyek IKN ditunjukkan dengan mengunjungi IKN saat berkampanye di Kaltim. Ia menjadi capres pertama yang berkunjung ke IKN. 

Tak hanya Ganjar, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto pun akan melanjutkan proyek IKN jika terpilih jadi Presiden.

Hal itu disampaikan Komandan Tim Komunikasi TKN, Budisatrio Djiwandono.

“Komitmen Prabowo-Gibran jelas, 100 persen Ibu Kota Nusantara harus dilanjutkan. Ini demi masa depan bangsa dan sudah menjadi amanat konstitusi," kata Budisatrio dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Sabtu (25/11/2023).

Keponakan Prabowo ini mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara harus dilanjutkan.

Sebab, IKN adalah langkah strategis dan visioner yang dilakukan oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, Jokowi sudah meletakkan sebuah fondasi untuk memulai pemerataan pembangunan di Indonesia.

Budisatrio menilai hal tersebut bisa dipandang sebagai sebuah kebijakan politik strategis bahwa Indonesia sudah memulai keluar dari pola pikir yang Jawa-sentris.

Momentum IKN, kata dia, harus dilihat sebagai momentum fokus pembangunan berbasis pertumbuhan yang merata.

“Kedepannya, Pulau Kalimantan terutama Kalimantan Timur dan Nusantara tidak disebut lagi sebagai daerah, tapi sebagai Ibukota," ucap Budisatrio.

Budisatrio meyakini perhatian dunia internasional akan mengarah pada IKN, ditambah lagi investasi akan masuk sehingga ekonomi bisa tumbuh secara cepat.

"Coba bayangkan dampaknya kepada Indonesia Timur. Inilah titik mula sebuah pemerataan," ujarnya.

Budisatrio menegaskan komitmen Prabowo-Gibran melanjutkan IKN adalah amanat konstitusi.

Di mana, DPR telah sepakat dan mengesahkan Revisi undang-undang (UU) Nomor 3 tahun 2022 tentang IKN.

Sehingga, dia menuturkan siapapun yang menjadi presiden memiliki kewajiban untuk melaksanakan UU tersebut.

Aparat Negara yang Menikmati

Sementara itu, calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mengkritisi pembangunan IKN Nusantara, karena manfaatnya hanya dirasakan oleh aparat negara, bukan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved