Pemkot Gorontalo
Wali Kota Marten Taha Sebut Potensi Wisata Kota Gorontalo, Ternate dan Tidore Miliki Kesamaan
Wali Kota Gorontalo Marten Taha menyebut potensi wisata yang dimiliki Kota Gorontalo punya kemiripan dengan Kota Ternate dan Kepulauan Tidore.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo Marten Taha menyebut potensi wisata yang dimiliki Kota Gorontalo punya kemiripan dengan Kota Ternate dan Kepulauan Tidore.
Hal ini disampaikan Marten saat mengunjungi Kota Ternate dan Kepulauan Tidore, Provinsi Maluku Utara, Senin (4/12/2023).
Menurutnya, kebudayaan dan potensi wisata yang ada di kedua daerah tersebut punya kemiripan dengan kota yang dipimpinnya saat ini.
Kemiripan yang dimaksud yaitu, ketiga kota tersebut merupakan daerah peninggalan kerajaan.
Berdasarkan kemiripan itu, Marten pun turut mengadopsi pengelolaan potensi wisata di Kota Gorontalo menjadi aset bernilai untuk pendapatan daerah.
Martena mengatakan, bahwa keberadaan obyek wisata yang ada di Kota Ternate, kaya akan sejarah peninggalan kebudayaan (heritage).
Begitu pula dengan Kepulauan Tidore, kaya akan budaya yang kental.
“Sebagai kota bersejarah, Ternate dan Tidore memiliki berbagai peninggalan kebudayaan, baik yang bersifat artefaktual maupun kebudayaan non material,” jelas Marten.
Dalam pertemuannya bersama Pemerintah Kota Ternate dan Kepulauan Tidore, Marten juga memaparkan profil pariwisata Kota Gorontalo yang didukung perda nomor 11 tentang 2016 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah (Ripparda) tahun 2016 - 2026.
“Kedepannya, kebijakan pengembangan pariwisata Kota Gorontalo akan lebih diarahkan untuk pengembangan kawasan wisata budaya kota tua (heritage)” kata Marten dalam paparannya.
Ia pula menjelaskan, terkait kota tua Gorontalo yang memiliki enam bangunan yang telah berstatus sebagai bangunan cagar budaya.
Enam bangunan cagar budaya di kawasan kota tua Gorontalo itu telah ditetapkan dengan SK Walikota.
Selain itu, ada juga sekitar 100 bangunan lebih yang menjadi Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB).
"Tepat ketika kami menjadikan Koa Ternate dan Kepulauan Tidore sebagai daerah tujuan untuk pelaksanaan studi tiru terhadap berbagai program kegiatan pelestarian, pengelolaan serta pemanfaatan destinasi wisata budaya/ Sejarah" Ucap Marten.
Marten Taha yang didampingi Ketua TP. PKK Kota Gorontalo, Kepala Bapppeda, dan sejumlah Kepala Bagian di lingkungan Setda Kota Gorontalo serta para pimpinan OPD terkait diterima langsung oleh Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman.
Sementara, di Kota Tidore Kepulauan rombongan Pemkot Gorontalo diterima oleh Sekretaris Daerah, Ismail Dukomalamo.
Selain kunjungan kerja ke pemerintah kota ternate dan tidore kepulauan, Marten juga bersilahturahmi dengan KKIG Kota Tidore. (*) ADV