Minggu, 8 Maret 2026

DPRD Provinsi Gorontalo

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adnan Entengo Harap Hak Disabilitas Terpenuhi

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus ketua Panasus terkait perda Disabilitas Adnan Entengo berharap hal disabilitas dapat dipenuhi di Provinsi Go

Tayang:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adnan Entengo Harap Hak Disabilitas Terpenuhi
Humas DPRD Prov Gorontalo
Adnan Entengo Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus ketua pansus disabilitas, Pj Gubernur Gorontalo, bunda disabilitas Provinsi Gorontalo, dan seluruh siswa penyandang disabilitas yang ada di Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus ketua Pansus terkait perda Disabilitas, Adnan Entengo berharap hal disabilitas dapat dipenuhi di Provinsi Gorontalo sejalan dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) penyandang disabilitas.

Hal itu dikatakan Adnan pada saat perayaan hari disabilitas internasional yang dilaksanakan di Gedung Bele Limbui, Gorontalo.

"Hari ini, mewakili DPRD Provinsi Gorontalo dalam perayaan hari disabilitas internasional yang dirangkaikan juga dengan launching perda penyelenggaraan dan pemenuhan hak disabilitas provinsi gorontalo yang beberapa waktu lalu sudah ditetapkan bersama gubernur dan DPRD," ujarnya.

Perayaan hari disabilitas internasional ini disambut dengan gembira oleh para penyandang disabilitas yang pada saat itu hadir di kegiatan tersebut.

Misalnya Ujin, salah satu penyandang disabilitas mengakui dirinya merasa senang dengan perayaan hari raya mereka.

"Senang sekali soalnya bisa berkumpul dengan anak-anak yang sama seperti saya di sini," ucap siswa kelas dua SMA di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Gorontalo.

Adnan mengatakan bahwa hari disabilitas internasional tersebut merupakan hari raya bagi mereka penyandang disabilitas

"Tentunya kegiatan ini merupakan perayaan bagi saudara kita penyandang disabilitas dan ini adalah hari raya mereka," lanjutnya.

Dalam perayaan tersebut, para penyandang disabilitas memperlihatkan bahwa mereka bisa melakukan aktifitas seperti manusia pada umumnya walaupun secara fisik mereka tidak sempurna.

"Mereka memperlihatkan kepada kita prosesi belajar, prosesi keseharian mereka," imbuhnya.

Adnan pun menyoroti guru pengajar para penyabdang disabilitas di Provinsi Gorontalo dalam mengajarkan dan juga membimbing para penyandang disabilitas yang tentunya pengajaran dan bimbingan yang diberikan lebih extra dibandingkan mengajar kepada anak normal pada biasanya.

"Dan luar biasa yang menjadi perhatian kita bersama betapa sabarnya para tenaga pendidikan yang luar biasa ini dalam menggembleng putra putri khususnya mereka yang berada di Satuan Pendidikan Sekolah Luar Biasa di Provinsi Gorontalo," ucapnya.

Adnan akan mendorong rekrutmen guri SLB melalui Perda disabilitas ini dengan cara mendorong dunia pendidikan untuk dapat berpartisipasi menghadirkan guru Sekolah Luar Biasa di Provinsi Gorontalo.

"Karena kita tau bersama Provinsi Gorontalo bagi guru SLB belum ada rekrutmen, makanya harus dicari jalan keluarnya termasuk juga mendorong dunia pendidikan khususnya dunia perguruan tinggi untuk bisa membuka jurusan pendidikan luar biasa ini," harapnya.(Advetorial)


 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved