Rabu, 11 Maret 2026

Pilpres 2024

Serangan Kubu Ganjar-Mahfud ke Jokowi Justru Untungkan Prabowo-Gibran, AMIN Ikut Ambil Manfaatnya

Turunnya elektabilitas Ganjar-mahfud di sejumlah survei patut diduga dipengaruhi serangan masif pendukung Ganjar-Mahfud kepada Jokowi dan keluarga.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Serangan Kubu Ganjar-Mahfud ke Jokowi Justru Untungkan Prabowo-Gibran, AMIN Ikut Ambil Manfaatnya
Tribunnews/JEPRIMA
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD foto bersama usai pengambilan nomor urut Capres dan Cawapres 2024 di halaman Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023). Terbaru, Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, mengkritisi soal fenomena pendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) yang mulai 'keras' menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta keluarganya. Ia menilai, serangan masif ke Jokowi dan keluarga itu justru bisa berdampak negatif bagi kubu Ganjar-Mahfud. Dan menurutnya, malah berpotensi menguntungkan bagi pasangan calon presiden (capres) calon wakil presiden (cawapres) lainnya. 

Dan menurutnya, malah berpotensi menguntungkan bagi pasangan calon presiden (capres) calon wakil presiden (cawapres) lainnya.

Yakni menguntungkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran), juga Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau kubu AMIN.

"Kalau secara politik iya. Akan merugikan Ganjar-Mahfud dan menguntungkan Prabowo-Gibran," katanya kepada Tribunnews.com.

Ia mengatakan, turunnya elektabilitas Ganjar-mahfud di sejumlah survei patut diduga dipengaruhi oleh serangan-serangan masif pendukung Ganjar-Mahfud kepada Jokowi dan keluarganya.

"Pasangan AMIN lah yang justru ikut mengambil manfaat dari fenomena ini. Elektabilitas mereka perlahan mulai naik, menggerus Ganjar-Mahfud. Tentunya selain Prabowo-Gibran ya."

Ujang mengingatkan, pada 2014 dan 2019, Jokowi juga banyak diserang berbagai pihak dengan berbagai isu. Hasilnya, justru citranya semakin positif di pemilih.

 

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran dari seluruh Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023). 
Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran dari seluruh Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023).  (Tribunnews.com/Rahmat W Nugraha)

 

Di sisi lain Pakar Komunikasi Politik, Emrus Sihombing, turut menjelaskan pasangan Anies-Muhaimin memang bisa mendapatkan keuntungan dengan adanya fenomena politik antara kubu Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran.

"Duet Prabowo-Gibran berpotensi menjadi kerugian (baik di pihak Gibran maupun Prabowo)" katanya kepada Tribunnews.com, Selasa (17/10/2023).

Emrus menyoroti juga soal suara pendukung, termasuk dari suara PDIP yang berpotensi pecah.

Artinya, kini Gibran telah berada di sisi 'lawan politik' dengan Ganjar.

Menurut Emrus, adanya hal ini berpotensi memuluskan jalan Anies-Muhaimin di kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"Bisa-bisa Anies-lah pemenangnya," lanjut Emrus.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati/Malvyandie Haryadi/Reza Deni)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat: Fenomena Serangan Kubu Ganjar-Mahfud pada Jokowi Justru Bermanfaat untuk Anies-Cak Imin

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved