Viral Puskesmas Telaga
Puskesmas Telaga 'Dirujak' Netizen Gorontalo, tak Percaya Penjelasan Kapus dan Minta CCTV Dibuka
Diberitakan sebelumnya, Kepala Puskesmas Telaga, Dr Meliyana Panther membantah jika pihaknya tak menerapkan pelayanan yang baik kepada pasien.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Netizen Gorontalo ramai-ramai menyerang pelayanan Puskesmas Telaga dengan label buruk. Bahkan, penjelasan Kepala Puskes (Kapus) Meliyana Panther, ditolak netizen.
"Hanya habis diklarifikasi ini, tetap pihak Puskes akan membela diri. Cek CCTV harus dikawal betul ini, jadi PR besar untuk pihak terkait. Bupati dan Kadis Kesehatan bisa dilihat kinerjanya bagaimana. Yang mengeluh juga bukan cuman satu dua orang, tapi banyak," tulis Andika Putra dalam kolom komentar Live Facebook TribunGorontalo.com, Sabtu (02/12/2023).
Begitupun komentar yang ditulis akun @EviPou Make up, ia meminta agar pihak Puskesmas untuk memperlihatkan CCTV, agar jelas siapa yang salah dan benar.
"Cek CCTV saja, supaya ditahu siapa yang betul," komen @EviPou Make up.
Baca juga: Nyesek! Kronologi Warga Gorontalo Meninggal, Dilarikan ke Puskesmas Telaga tapi Tak ada Nakes
Ada pula yang mengomentari, bahwa Puskesmas Telaga hanya bersikap membela diri saat diwawancarai oleh wartawan.
"Biar salah tetap mereka akan berusaha membela diri, olehnya kita harus melihat CCTV. Dan ternyata sudah banyak juga yang korban sebelum kejadian ini, makanya kalau terbukti petugas lalai harus mendapatkan sanksi yang berlaku," tulis @yakub mustafa.
"Banyak carita (banyak cerita)," komentar @Dea Dea Dea.
Bahkan ada juga yang mengomentari, agar pihak Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo untuk turun tangan dalam membahas permasalahan yang terjadi di Puskesmas Gorontalo ini.
"Periksa CCTV, periksa semua yang bertugas saat itu. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo harus turun tangan langsung, biar tidak habis di klarifikasi," tulis komentar @Rahmat Ana.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Puskesmas Telaga, Dr Meliyana Panther membantah jika pihaknya tak menerapkan pelayanan yang baik kepada pasien.
Hal itu menyusul curhatan seorang warga Gorontalo di Facebook. Akun Arif Ismail itu curhat terkait nyawa istrinya yang tak tertolong lantaran tak ada satupun tenaga kesehatan (nakes) berjaga di UGD Puskesmas Telaga.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Puskesmas Telaga itu menjelaskan bahwa mungkin waktunya yang tidak tepat.
“Mungkin waktunya yang tidak tepat,” tegas Meliyana saat menjelaskan kronologi kejadiannya, Sabtu (02/12/2023).
Menurut Meliyana, sesuai piket jaga Selasa dini hari (28/11/2023), tercatat ada 4 tenaga medis (nakes) yang berjaga.
Empat nakes yang dimaksud terdiri dari 2 bidan dan 2 perawat khusus Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Telaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-netizen-para-netizen-Gorontalo.jpg)