PEMPROV GORONTALO
BREAKING NEWS: Sofian Ibrahim Resmi Ditunjuk Presiden Jokowi Sebagai Sekda Provinsi Gorontalo
Penunjukan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 166/TPA Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi M
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sofian-Ibrahim-Sekda-Provinsi-Gorontalo-definitif-yang-dipilih-Presiden-Jokowi-tahun-2023.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo ditunjuk Presiden Jokowi untuk menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo.
Penunjukan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 166/TPA Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Surat Keppres itu ditandatangani Jokowi pada 24 November 2023 di Jakarta. Untuk petikan yang sah, juga ditandatangani oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet, Farid Utomo.
“Mengangkat Sdr. Drs. Sofian Ibrahim, M.Si., NIP 197107011991011002, Pembina Utama Madya (IV/d), sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, terhitung sejak saat pelantikan dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan struktural eselon I.b., sesuai peraturan perundang-undangan,” tertulis dalam petikan keputusan Presiden Jokowi tersebut dikutip, Sabtu (02/11/2023).
Adapun keputusan ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Rifli Katili. Menurutnya, pelantikan nanti akan digelar pada Rabu pekan depan (06/12/2023).
Baca juga: Harta Kekayaan Pejabat: Sofian Ibrahim Sekda Provinsi Gorontalo punya Rp 600-an Juta
“Alhamdulillah sudah keluar surat dari Presiden melalui Mendagri tentang pengangkatan Pak Sofian sebagai Sekda definitif,” tegas Rifli.
Penunjukan Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo itu, kata Rifli sudah melalui berbagai tahapan seleksi di tingkat provinsi hingga akhirnya disodorkan kepada Tim Penilai Akhir.
Sebelumnya ada tiga nama yang diusulkan yakni Budiyanto Sidiki, Jamal Nganro, dan Sofian Ibrahim.
“Ada imbauan dari Pak Penjagub Ismail Pakaya supaya keputusan presiden ini dihormati dan dijalankan oleh semua pihak. Ini sudah menjadi keputusan yang terbaik kita harus sami’na wa atha’na,” kata mantan Kadis Pariwisata itu.(*)