Pemprov Gorontalo
Serapan Anggaran Belanja Provinsi Gorontalo Baru Capai 67 Persen per Oktober 2023, Terkendala APBDP
Serapan anggaran belanja untuk Provinsi Gorontalo per Oktober 2023 baru mencapai 67 persen.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sukril-Gobel-9999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Serapan anggaran belanja untuk Provinsi Gorontalo per Oktober 2023 baru mencapai 67 persen.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel saat ditemui di kantornya, Jumat (1/12/2023).
"Kalau serapan belanja daerah itu kami sudah di posisi 67 persen per 31 Oktober 2023," ungkap Sukril.
Namun menurutnya, serapan belanja baru mencapai di angka itu karena adanya perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Sehingga, beberapa serapan anggaran belanja yang masuk di pihaknya belum terserap keseluruhan.
"Karena adanya APBD perubahan, kemungkinan biasanya di akhir tahun begini dia baru terserap," ujarnya.
Ia pun menjelaskan, bahwa serapan belanja yang baru mencapai di angka 67 persen itu diserap secara kesuluruhan.
Baik itu belanja operasi, modal, dan juga termasuk belanja untuk transfer ke kabupaten kota.
"Kalau belanja kita sampai dengan APBD perubahan itu totalnya Rp 2,48 Triliun," imbuhnya.
Untuk anggaran belanja tersebut, kata Sukril, pasti ada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).
Maksud dari SILPA tersebut karena adanya efisiensi belanja dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti target pajak yang didaftarkan dan beberapa pekerjaan fisik yang belum selesai di 2023.
"Untuk SILPA di akhir tahun ini kita belum bisa memperkirakan. Karena belanja masih berjalan," pungkasnya. (*)