Harga Sembako
Harga Bahan Pokok di Kota Gorontalo Naik, Cabai Capai Rp 110 Ribu per kg
Ulin pedagang Pasar Sentral menyampaikan bahwa rica adalah salah satu yang paling mengalami kenaikan harga, yakni mencapai Rp 110 ribu per kg.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sugeng-Priyanto-30-Pedagang-Bahan-Pokok-di-Pasar-Sentral-Gorontalo-999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Harga bahan pokok di Kota Gorontalo rata-rata mengalami kenaikan.
Amatan TribunGorontalo.com, harga sebagian besar bahan pokok di Pasar Sentral Gorontalo mengalami kenaikan, Kamis (30/11/2023).
Ulin (45) pedagang Pasar Sentral menyampaikan bahwa cabai adalah salah satu yang paling mengalami kenaikan harga, yakni mencapai Rp 110 ribu per kg.
“Kalau cabai sekarang Rp 110 ribu per kg, naik dari harga kemarin Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu-an,” kata Ulin.
Ulin pun menjabarkan harga beberapa bahan pokok lainnya, yang mana minyak goreng mengalami kenaikan seribu rupiah, dari sebelumnya Rp 15 ribu, sekarang menjadi Rp 16 ribu per botol.
Untuk gula, sambung Ulin, juga mengalami kenaikan dari harga Rp 7 ribu-an per setengah kilogram menjadi Rp 8,5 ribu.
Pedagang di lapak lainnya juga menyampaikan hal yang sama yakni, harga cabai naik menjadi Rp 110 ribu per kg.
“Cabai saat ini Rp 110 per kg, naik lagi dari harga kemarin yang juga sempat naik yakni Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu-an,” kata Sugeng Priyanto (30)
Kalau cabai keriting sendiri, lanjutnya, juga ada kenaikan, biasa Rp 50 ribu, sekarang Rp 75 hingga Rp 80 ribu. Bawang merah juga mengalami kenaikan, dari kisaran Rp20 ribu-an sekarang Rp 30 ribu-an.
Sementara untuk harga beras, masih terbilang stabil.
“Kalau beras, waktu musim kemarau naik, harga 1 koli atau 1 karung Rp 725 ribu untuk kualitas bagus, tapi yang kualitas agak rendah juga ada di harga Rp 690 ribuan,” ujar Abdullah Bahsoan (58), pedagang beras.
Abdullah merinci, harga beras per kg mulai Rp 14 ribu - Rp 15 ribuan. Kata dia, untuk beras yang sudah disimpan lama, biasanya dijual dengan harga Rp 11 ribu-an.
“Jadi, untuk harga beras, sekarang masih sama dengan harga di musim kemarau kemarin,” ucap Abdullah.
Ditanyai TribunGorontalo.com terkait upaya menyiasati harga bahan pokok yang naik, para pedagang di antaranya menjawab akan menjual dengan sistem berangsur.
“Saya akan tetap berjualan dengan harga tersebut. Saya menyiasati dengan mengambil jumlah yang lebih sedikit untuk dijual, supaya tidak cepat membusuk, kalau banyak yang beli, nanti saya bisa beli lagi,” ungkap Ulin.