Gorontalo

Gorontalo Masih Daerah Termiskin ke-5 di Indonesia, Data Tidak Akurat Jadi Kendala

Menurut Budi, upaya pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan masih terhambat oleh data yang tidak akurat.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
freePic
Ilustrasi kemiskinan. 

"Jadi angka kemiskinannya kita menurun cukup drastis dan penurunannya lebih cepat dibandingkan angka nasional," lanjutnya.

Garis kemiskinan di Provinsi Gorontalo, lanjut Mukhanif, naik sekitar 1,66 persen didorong oleh faktor inflasi.

Sebelumnya, BPS Provinsi Gorontalo merilis data mengenai kondisi kemiskinan di Gorontalo pada September 2022 hingga Maret 2023.

Persentase penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 15,15 persen, turun 0,36 poin dari September 2022 dan menurun lagi 0,27 poin terhadap Maret 2022.

Jumlah penduduk miskin di Provinsi Gorontalo pada Maret 2023 mencapai 183,71 ribu orang. Jika dibandingkan dengan September 2022, jumlah penduduk miskin mengalami penurunan sebanyak 3,64 ribu orang.

Menurut tempat tinggal pada periode September 2022 - Maret 2023, jumlah penduduk miskin perkotaan turun sebesar 0,28 ribu orang. Sementara, wilayah pedesaan turun sebesar 3,35 ribu orang.

Adapun Persentase kemiskinan wilayah perkotaan turun dari 4,49 persen menjadi 4,47 persen. Sementara, pedesaan turun dari 24,52 persen menjadi 23,73 persen. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved